Komplotan ini Datang ke Konser Musik Sound Project, Ternyata ini Tujuannya

Komplotan copet berbaur dengan penonton konser. Ketika pengunjung lengah, tangan mereka mengincar ponsel penonton. Tidak tanggung-tanggung, ponsel merek iPhone digasak.

oleh Ady AnugrahadiDiperbarui 18 Agustus 2025, 13:32 WIB
Ilustrasi konser musik (Photo by Anthony DELANOIX on Unsplash)

Liputan6.com, Jakarta Konser musik Sound Project di Ancol, Jakarta Utara, diwarnai dengan aksi kejahatan. Selama tiga hari, tujuh orang pencopet menyamar seolah-olah sebagai penonton. Aksinya berakhir setelah komplotan ini diringkus oleh Unit Reskrim Polsek Pademangan.

"Jadi ketiga kelompok ini mereka bermain secara tim, secara terpisah dan kita lakukan penangkapan secara tempat dan waktu yang berbeda pula, dalam kisaran 8 Agustus sampai 10 Agustus," kata Kanit Reskrim Polsek Pademangan AKP Ikhsan Muhaiyin kepada wartawan, Senin (18/8/2025).

Dalam kasus ini, polisi menyita beberapa barang bukti seperti iPhone X, iPhone XR, iPhone 15, hingga iPhone 16 Pro Max.

 

"Korbannya sendiri tersebar di Jabodetabek, ada yang di Bogor, di wilayah Jakarta Lainnya," ujar dia.

Menyamar jadi Penonton

Ikhsan menjelaskan aksi terbilang rapi dan terorganisir. Mereka datang membawa tiket, dan begaya seperti anak-anak konser pada umumnya. Kemudian, menyelinap ke kerumunan penonton.

"Di situ ada beberapa panggung, 6 panggung di mana pelaku akan memantau situasi yang ramai mereka akan berdesakan di situ dan mengambil handphone tersebut entah dari saku celana atau dari tas korban," ujar dia. 

Komplotan ini terbagi menjadi tiga. Pertama, DH, AG, dan HA. Kedua, pasangan AF dan HY. Terakhir, RS dan AA. Mereka ditangkap di lokasi berbeda selama acara berlangsung.

"Jadi mereka ini secara berkelompok lebih dari satu orang karena ada yang berlaku sebagai eksekutor langsung dan penerima handphone setelah dilakukan pencopetan tersebut," ucap dia.

Para pelaku kini dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman tujuh tahun penjara. "Jadi untuk ketujuh pelaku yang kami amankan, semuanya bukan warga Pademangan. Dan dari pengakuan mereka setelah kita telusuri baru kali ini," tutupnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya