Liputan6.com, Daman: Sebuah jembatan beton di kawasan Daman, India Barat, Jumat (29/8), runtuh dan menewaskan sedikitnya 23 orang. Para korban adalah warga setempat yang tengah melintas di atas jembatan. Dua buah becak dan sejumlah mobil terjun ke air. Di antaranya sebuah van berisi 12 murid sekolah dasar. Delapan dari 12 murid itu diyakini tewas.
Polisi India menduga, jembatan runtuh karena kondisinya lapuk dimakan usia. Selama ini, jembatan tetap dipakai untuk lalu lintas mobil meski hanya berlaku satu arah. Ironisnya, sarana transportasi peninggalan zaman Portugis itu tak pernah direnovasi.
Regu penolong yang dibantu 100 orang penyelam dari Angkatan Laut India menemukan para korban di dasar Sungai Daman yang berjarak sekitar 190 kilometer dari Kota Bombay. Upaya pencarian cukup sulit karena air sungai sedang "tak bersahabat". Tim pencari masih delapan korban lain yang diduga juga tewas atau hanyut terseret luapan air Sungai Daman.
Bencana tersebut menambah panjang daftar peristiwa memilukan di India. Beberapa hari silam, Kota Bombay diguncang bom dan menewaskan 45 orang [baca: Bombay Diguncang Bom, Puluhan Tewas]. Belakangan, 39 warga India juga dilaporkan tewas terinjak-injak ketika sedang berendam di Sungai Godavari, Kota Nasik, India bagian barat. Mereka tewas saat mencuci dosa dalam ritual mandi Hindu Kumbh Mela. Dan, hari ini, banjir melanda Provinsi Raipur, ibu kota negara bagian Chattishgarh, timur India [baca: Banjir Melanda India]. Akibatnya, ratusan warga dari 37 desa yang terendam diungsikan ke tempat-tempat yang lebih tinggi. Diperkirakan, ketinggian air akan bertambah menyusul masih tingginya volume curah hujan.(KEN/Kinanti Pinta)
Polisi India menduga, jembatan runtuh karena kondisinya lapuk dimakan usia. Selama ini, jembatan tetap dipakai untuk lalu lintas mobil meski hanya berlaku satu arah. Ironisnya, sarana transportasi peninggalan zaman Portugis itu tak pernah direnovasi.
Regu penolong yang dibantu 100 orang penyelam dari Angkatan Laut India menemukan para korban di dasar Sungai Daman yang berjarak sekitar 190 kilometer dari Kota Bombay. Upaya pencarian cukup sulit karena air sungai sedang "tak bersahabat". Tim pencari masih delapan korban lain yang diduga juga tewas atau hanyut terseret luapan air Sungai Daman.
Bencana tersebut menambah panjang daftar peristiwa memilukan di India. Beberapa hari silam, Kota Bombay diguncang bom dan menewaskan 45 orang [baca: Bombay Diguncang Bom, Puluhan Tewas]. Belakangan, 39 warga India juga dilaporkan tewas terinjak-injak ketika sedang berendam di Sungai Godavari, Kota Nasik, India bagian barat. Mereka tewas saat mencuci dosa dalam ritual mandi Hindu Kumbh Mela. Dan, hari ini, banjir melanda Provinsi Raipur, ibu kota negara bagian Chattishgarh, timur India [baca: Banjir Melanda India]. Akibatnya, ratusan warga dari 37 desa yang terendam diungsikan ke tempat-tempat yang lebih tinggi. Diperkirakan, ketinggian air akan bertambah menyusul masih tingginya volume curah hujan.(KEN/Kinanti Pinta)