Liputan6.com, Jakarta Sejumlah kapal nelayan terbakar di Pelabuhan Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu (16/8/2025).
Kasi Operasional Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara, Gatot Sulaeman mengatakan, dugaan sementara penyebab kebakaran karena ada arus pendek listrik (korsleting) pada bagian panel listrik kapal.
Advertisement
"Dugaan korsleting listrik dibagian panel listrik," kata dia dalam keterangan tertulis, Sabtu (16/8/2025).
Gatot menuturkan, sebelumnya ada lima kapal yang terdampak kebakaran, tetapi setelah dilakukan evakuasi hanya ada empat kapal yang terdampak kebakaran.
"Api berasal dari KM Starindo Jaya 1, kemudian merembet ke tiga kapal lainnya milik Apin karena tiupan angin dan ombak," ungkap dia.
Sementara itu, tiga kapal lain yang ikut terbakar adalah dua kapal baru yang belum beroperasi dan satu kapal pengangkut hasil laut.
Tak Ada Korban Jiwa, Beberkan Dugaan Kerugian
Meski tak ada korban jiwa dalam insiden kebakaran ini, luas area terdampak mencapai sekitar 6 x 30 meter dengan kerugian ditaksir mencapai Rp2,75 miliar.
“Luas 6×30 meter, kerugian lebih kurang Rp 2.750.000.000,” ujar Gatot.
Adapun laporan kebakaran itu diterima petugas Gulkarmat pada pukul 07.48 WIB. Saat itu, 16 unit pemadam kebakaran dan 90 personel diterjunkan ke lokasi.
“Awal pemadaman dilakukan pukul 07.55 WIB, api berhasil dilokalisir pukul 08.23 WIB, pendinginan selesai pukul 08.53 WIB, dan api padam total pukul 11.10 WIB,” ungkap Gatot.
Kronologi
Gatot menyampaikan, kebakaran pertama kali diketahui oleh saksi berinisial W sekitar pukul 07.30 WIB. Saat hendak keluar membeli makanan, ia mendengar teriakan dari kapal sebelah yang menyebut adanya kebakaran.
“Saksi turun dari kapal dan melihat api berasal dari belakang KM Starindo Jaya 1, dekat tangki air. Mereka berusaha memadamkan api dengan selang air, tapi gagal karena angin kencang membuat api cepat membesar,” jelas Gatot.
Sayangnya, upaya untuk memisahkan kapal yang terbakar tidak berhasil. Kapal yang terbakar justru mengenai tiga kapal lain sehingga api merembet dengan cepat.