Diduga Tembak Remaja Tawuran, Dua Polisi Perintis Presisi Depok Diperiksa Propam

Dua anggota kepolisian yang tergabung pada Tim Patroli Perintis Presisi Polres Metro Depok menjalani pemeriksaan Propam Polda Metro Jaya.

oleh Dicky Agung PrihantoDiterbitkan 15 Agustus 2025, 18:20 WIB
Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi saat ditemui di halaman Polres Metro Depok (Liputan6.com/Dicky Agung Prihanto)

Liputan6.com, Jakarta Dua anggota kepolisian yang tergabung pada Tim Patroli Perintis Presisi Polres Metro Depok menjalani pemeriksaan Propam Polda Metro Jaya.

Hal ini buntut saat menangani aksi tawuran remaja di Jalan Merdeka, Depok, pada Jumat (9/8/2025) dini hari.

Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi membenarkan ada dua anggota kepolisiannya yang diperiksa, di mana terindikasi melakukan penembakan ke para remaja yang melakukan tawuran tersebut.

"Kami sampaikan bahwa dua orang petugas yang terindikasi melakukan penembakan tersebut, saat ini masih dalam proses penyidikan di Polda Metro Jaya," kata dia di Polres Metro Depok, Jumat (15/8/2025).

Made menjelaskan, kejadian penembakan berawal saat tim Perintis Presisi Polres Metro Depok menerima adanya tawuran remaja, yang kemudian langsung menuju ke lokasi. Di sana, didapati terduga pelaku tawuran membawa senjata tajam.

"Saat itu didapati beberapa terduga pelaku tawuran yang membawa senjata tajam," cerita dia.

 

Kejar Pelaku Tawuran

Kepala Urusan Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi mengatakan, penemuan mayat telah dilaporkan warga ke Polsek Beji dan Polres Metro Depok. (Dicky Agung Prihanto).

 

Saat itu, polisi mengejar terduga pelaku tawuran yang membawa senjata tajam dan melarikan diri dengan sepeda motor.

Di mana, menurut Made, kelompok tersebut memang sudah janjian ingin melakukan tawuran tersebut.

Disaat itulah, tiga orang terduga tawuran yang melarikan diri tersebut mendapat tembakan peringatan dari im Perintis Presisi Polres Metro Depok. 

"Sudah ada, sudah ada upaya dari tim melakukan tembakan peringatan untuk membubarkan mereka sebanyak tiga kali ke arah udara," jelas Made.

Dirawat di Rumah Sakit

Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi saat dikonfirmasi terkait dugaan pengeroyokan oknum TNI di Supermarket, Depok. (Foto: Liputan6.com/Dicky Agung Prihanto)

"Ya tim presisi sudah melakukan tembakan peringatan ke arah udara sebanyak tiga kali untuk meminta agar para terduga pelaku tawuran untuk segera berhenti, namun diketahui para terduga pelaku tawuran tidak berhenti, namun tetap berupaya untuk melarikan diri," sambungnya.

Meski demikian, Made belum mengetahui pasti penyebab dua dari tiga orang yang melarikan diri menggunakan satu sepeda motor, terkena tembakan yang dilakukan dua anggota kepolisian.

Dua remaja yang diduga terlibat tawuran mengalami luka dan dilarikan ke rumah sakit. Keduanya kini masih menjalani perawatan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya