Hasto Kristiyanto Terpilih Lagi Jadi Sekjen, PDIP: Don't Change The Winner Team

Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira menyatakan, terpilihnya Hasto Kristiyanto sebagai Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (Sekjen PDIP) merupakan strategi mempertahankan kemenangan.

oleh Delvira HutabaratDiperbarui 15 Agustus 2025, 10:20 WIB
Anggota Komisi X DPR RI Andreas Hugo Pareira. (Foto: Devi/nvl)

Liputan6.com, Jakarta - Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira menyatakan, terpilihnya Hasto Kristiyanto sebagai Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (Sekjen PDIP) merupakan strategi mempertahankan kemenangan.

Ia menyinggung selama Hasto Kristiyanto menjadi Sekjen, PDIP telah menang tiga kali secara berurutan.

"Ya kalau kita lihat perjalanan dari 2010 Pak Hasto sudah di kesekjenan sebagai wakil sekjen. Kemudian sekjen 2 periode dan sekarang periode ke tiga," ujar Hugo di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (15/8/2025).

"Kalau di dalam sepakbola itu apa istilahnya, don't change the winner team. Nah ini kan kemenangan ketiga bagi PDIP dan Pak Hasto ada disitu," sambung dia.

Hugo menilai, penunjukan Hasto sebagai Sekjen PDIP telah dipertimbangkan matang oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

"Saya kira itu semua hal yang menjadi pertimbangan karena apa? Itu tadi seperti yang saya katakan di sepakbola itu kan kalau tim yang menang itu harus dijaga. Dan ya ini adalah tim DPP pemenang dari 2014, 2019 dan 2024," tandas Hugo.

Sebelumnya, Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri resmi melantik Hasto Kristiyanto sebagai Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan dan sejumlah pengurus DPP periode 2025-2030, Kamis siang 14 Agustus 2025.

Pelantikan yang digelar di Kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro 58, Menteng, Jakarta Pusat ini dipimpin langsung oleh Megawati Soekarnoputri.

Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Komunikasi PDIP, Adian Napitupulu menyampaikan, Megawati turut melantik sejumlah pengurus dalam acara itu. Pelantikan dilakikan terhadap pengurus yang tak sempat dikukuhkan saat Kongres ke-6 di Bali.

"Ibu Megawati melantik sejumlah pengurus DPP PDIP yang telah diumumkan sebelumnya, namun berhalangan atau tidak hadir pada Kongres PDIP di Bali, pada 2 Agustus 2025, lalu," kata Adian dalam keterangannya, Kamis 14 Agustus 2025.

Selain itu, Adian menyampaikan, Megawati juga turut melantik Hasto sebagai Sekjen PDI Perjuangan periode 2025-2030.

"Untuk posisi Sekretaris Jenderal DPP PDIP, Ibu Megawati menunjuk kembali Mas Hasto Kristiyanto untuk periode 2025-2030," lanjut Adian.

 

Hasto Kristiyanto Jabat Sekjen PDIP Lagi!

Sebelumnya, Hasto Kristiyanto divonis 3,5 tahun penjara oleh hakim tingkat pertama Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta pada kasus suap pergantian antar waktu (PAW) Fraksi PDIP DPR. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Sebelumnya, Hasto Kristiyanto disebut telah dilantik sebagai Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan untuk periode 2025–2030.

Adapun itu dikukuhkan dalam rapat pleno perdana pengurus DPP PDIP, hari ini, Kamis 14 Agustus 2025.

Rapat pleno tersebut digelar di kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Jakarta.

Perihal Hasto kembali dilantik sebagai Sekjen PDIP disampaikan langsung oleh Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira.

"Sekjen Hasto sudah dilantik," kata dia kepada Liputan6.com, Kamis 14 Agustus 2025.

Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Komunikasi PDIP, Adian Napitupulu pun mengungkapkan, cerita menarik dibalik pelantikan Hasto Kristiyanto sebagai sekjen.

Dia menjelaskan, kejadian menarik itu saat Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Kesekretariatan PDIP, Yoseph Aryo Adhi Dharmo selesai membaca nama-nama pengurus dan meminta mereka untuk maju.

Di mana kertas yang dibacakan Adhi saat posisi Sekjen masih kosong yang langsung ditanyakan langsung kepada Megawati.

"Lalu Mas Adi, dan Mas Nanan (M Prananda Prabowo, Ketua DPP yang juga putra Megawati) bertanya ke Ibu Megawati. Untuk Sekjen gimana. Lalu Ibu Megawati menjawab singkat ya Mas Hasto," kata Adian.

 

Kader PDIP Kaget

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri melantik Hasto Kristiyanto di Kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (14/8/2025). (Foto: Dokumentasi DPP PDIP).

Adian mengaku kaget dengan keputusan Megawati yang kembali menunjuk Hasto sebagai Sekjen PDIP. Meski begitu, Adian bilang momentum itu disambut sebagai kabar gembira oleh kader yang hadir.

"Semua refleks berdiri tepuk tangan bersama-sama. Kalau tanya kaget? Kaget, karena saya juga tidak tahu. Teman-teman yang di atas menurut saya juga tidak tahu," kata Adian.

Adian bahkan sempat tak bergeming selama kurang lebih 3-4 detik, tepat setelah Megawati mengumumkan nama Hasto Kristiyanto kembali mengisi posisi Sekjen partai.

"Lalu sama-sama berdiri dan kita tepuk tangan semua. Jadi kalau yang ditanya, ‘Adian, kamu tahu nggak?’ Ya nggak," ucap Adian.

 

Struktur Lengkap DPP PDIP 2025-2030

Hasto Kristiyanto juga terpantau sempat memberikan keterangan kepada sejumlah wartawan. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Dengan masuknya Hasto, adapun struktur lengkap DPP PDI Perjuangan 2025–2030 sebagai berikut:

Ketua Umum : Megawati Soekarnoputri

Struktur Pengurus DPP PDI Perjuangan 2025–2030

1. Ketua Bidang Kehormatan Partai – Komarudin Watubun

2. Ketua Bidang Sumber Daya – Said Abdulla

3. Ketua Bidang Luar Negeri – Ahmad Basarah

4. Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Legislatif – Bambang Wuryanto

5. Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi – Djarot Saiful Hidayat

6. Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Eksekutif – Deddy Yevri Hanteru Sitorus

7. Ketua Bidang Politik – Puan Maharani

8. Ketua Bidang Pemerintahan dan Otonomi Daerah – Ganjar Pranowo

9. Ketua Bidang Reformasi Hukum dan HAM – Yasonna H. Laoly

10. Ketua Bidang Perekonomian – Basuki Tjahaja Purnama

11. Ketua Bidang Kebudayaan – Rano Karno

12. Ketua Bidang Pendidikan dan Kebudayaan – Puti Guntur Soekarno

13. Ketua Bidang Kebijakan Publik dan Reformasi Birokrasi Kerakyatan – Abdullah Azwar Anas

14. Ketua Bidang Penanggulangan Bencana – Tri Rismaharini

15. Ketua Bidang Industri, Perdagangan, dan Tenaga Kerja – Darmadi Durianto

16. Ketua Bidang Kesehatan – Ribka Tjiptaning

17. Ketua Bidang Jaminan Sosial – Charles Honoris

18. Ketua Bidang Perempuan dan Anak – I Gusti Ayu Bintang Darmawati

19. Ketua Bidang Koperasi dan UMKM – Andreas Eddy Susetyo

20. Ketua Bidang Pariwisata – Wiryanti Sukamdani

21. Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga – MY Esti Wijayanti

22. Ketua Bidang Keagamaan dan Kepercayaan kepada Tuhan YME – Zuhairi Misrawi

23. Ketua Bidang Ekonomi Kreatif dan Ekonomi Digital – Muhammad Prananda Prabowo

24. Ketua Bidang Pertanian dan Pangan – Sadarestuwati

25. Ketua Bidang Kelautan dan Perikanan – Rokhmin Dahuri

26. Ketua Bidang Kehutanan dan Lingkungan Hidup – Eriko Sotarduga

27. Ketua Bidang Hukum dan Advokasi – Ronny Talapessy

28. Ketua Bidang Keanggotaan dan Organisasi – Andreas Hugo Pareira

29. Ketua Bidang Tenaga Kerja dan Perlindungan Pekeria Migran Indonesia - Mercy Barends sebagai

Sekretariat dan Bendahara

30. Sekretaris Jenderal – Hasto Kristiyanto

31. Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Internal – Dolfie O.F.P.

32. Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Pemerintahan – Utut Adianto

33. Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Kerakyatan – Sri Rahayu

34. Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Komunikasi – Adian Yunus Yusak Napitupulu

35. Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Kesekretariatan – Yoseph Aryo Adhi Dharmo

36. Bendahara Umum – Olly Dondokambey

37. Wakil Bendahara Bidang Internal – Rudianto Tjen

38. Wakil Bendahara Bidang Eksternal – Yuke Yurike

Infografis Profil dan Rekam Jejak Hasto Kristiyanto. (Liputan6.com/Gotri/Abdillah)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya