Liputan6.com, Jakarta Manchester United dikabarkan belum menyerah untuk memboyong gelandang muda Brighton, Carlos Baleba, meski banderol yang dipasang klub pesisir selatan Inggris itu bikin geleng kepala.
Menurut laporan The Independent, Brighton mematok harga sekitar £120 juta (sekitar Rp2,6 triliun) untuk gelandang berusia 21 tahun tersebut.
Advertisement
Angka fantastis itu tak lepas dari reputasi sang pemilik, Tony Bloom, yang terkenal keras kepala soal valuasi pemain.
Rencana Manchester United
Meski demikian, manajemen Setan Merah disebut tak gentar. Mereka tengah menyusun skema pembayaran, termasuk opsi tawaran awal sebesar £80 juta plus tambahan bonus berbasis performa.
Ada juga wacana memasukkan nama Jadon Sancho ke dalam paket transfer, meski kecil kemungkinan Brighton akan menerimanya.
Masalahnya, harga yang diminta Brighton kabarnya masih di atas batas yang sanggup dipenuhi United pada bursa transfer musim panas ini.
Kendati demikian, Baleba tetap menjadi target utama Ineos, kelompok pemilik baru United, andai aturan Profit and Sustainability Rules (PSR) tidak terlalu membatasi langkah klub.
Dilema Manchester United
Sebelumnya, sebagian fans mempertanyakan bagaimana United bisa menggelontorkan dana £200 juta untuk mendatangkan Matheus Cunha, Bryan Mbeumo, dan Benjamin Sesko.
Namun, kekhawatiran itu mereda setelah terungkap bahwa pembelian dilakukan dengan skema cicilan kontrak jangka panjang, sehingga masih sesuai aturan PSR.
Meski begitu, mengeluarkan dana tambahan di atas £100 juta untuk satu pemain tetap dianggap sebagai keputusan yang berat. United kini memang tengah berburu gelandang dinamis untuk mengisi poros ganda dalam formasi 3-4-3 racikan Ruben Amorim, usai performa Manuel Ugarte dan Casemiro di pramusim dinilai belum meyakinkan.
Nama Kobbie Mainoo, lulusan akademi yang bersinar bersama Timnas Inggris, juga belum mendapatkan peran konsisten di skuad Amorim.
Baleba di Brighton
Baleba sendiri bergabung dengan Brighton pada 2023 dan langsung menjadi andalan, tampil 34 kali musim lalu saat The Seagulls finis di posisi kedelapan Liga Inggris.
Baleba direkrut sebagai pengganti Moises Caicedo yang hengkang ke Chelsea, mengikuti pola Brighton yang kerap kehilangan bintang namun selalu berhasil menemukan penerusnya.
Dalam wawancaranya dengan The Sun, Baleba pernah mengungkapkan motivasinya datang dari pujian pemain top seperti Declan Rice, Matheus Cunha, dan Joelinton, serta momen melihat Rodri mengangkat Ballon d’Or.
“Itu membuat saya percaya bahwa saya juga bisa meraih penghargaan terbesar di sepak bola,” ujarnya.
Sayangnya, Baleba belum tampil di tiga laga pramusim terakhir Brighton akibat cedera lutut yang dialami sejak pertengahan Juli.
Sumber: The Independent