Emiten PIPA Bakal Masuk Bisnis Pipa HDPE, CPO hingga Migas

PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA) dan Thunderbird akan bekerja sama untuk mengembangkan produk yang berkaitan dengan perpipaan.

oleh Gagas Yoga PratomoDiperbarui 14 Agustus 2025, 11:55 WIB
Pekerja mengamati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di salah satu perusahaan Sekuritas, Jakarta. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA) bakal merealisasikan diversifikasi dan inovasi produk. Perusahaan industri dan penjualan material bahan bangunan dari plastik berbahan dasar PVC ini, telah mendapat komitmen dari mitra strategisnya.

Pada 5 Agustus 2025, PT Multi Makmur Lemindo Tbk telah menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan PT Thunderbird sebagai representatif Liantong & Equipment Group & Co (L&T Group) asal Ningbo, China yang sangat berpengalaman di bidang peralatan mesin dan pabrik petrokimia, termasuk penyulingan Magnesium Oxide (MGO) dan Crude Palm Oil (CPO).

Direktur Utama Multi Makmur Lemindo, Imanuel Kevin Mayola menyampaikan, Perseroan dan Thunderbird akan bekerja sama untuk mengembangkan produk yang berkaitan dengan perpipaan seperti High Density Polyethylene (HDPE) dan pengolahan Refinery CPO Mini. 

"Kerja sama ini dilakukan sehubungan dengan arah baru PT Multi Makmur Lemindo Tbk untuk memasuki pasar Oil & Gas, dimana kebutuhan pipa HDPE dibutuhkan sebagai produk penunjang," kata Imanuel Kevin Mayola melalui keterangan tertulis, dikutip Kamis (14/8/2025).

Selain itu, Imanuel Kevin Mayola juga menuturkan, Multi Makmur Lemindo bekerjasama untuk mengembangkan mini modular refinery system yang merupakan kesempatan baru untuk Indonesia yang sedang menggenjot kapasitas produksi MGO dan CPO yang lebih terdesentralisasi dalam rangka pemenuhan kebutuhan lokal produk-produk MGO dan CPO.

"Kerja sama antara PT Multi Makmur Lemindo Tbk dan PT Thunderbird juga dimaksudkan untuk pengembangan Teknologi Manufaktur Produk Polyethylene seperti Pipa HDPE dan sejenisnya," jelas Imanuel.

 

 

Bakal Bentuk Joint Venture

Pejalan kaki melintas dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di kawasan Jakarta, Senin (13/1/2020). IHSG sore ini ditutup di zona hijau pada level 6.296 naik 21,62 poin atau 0,34 persen. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Dalam kesempatan yang sama, Direktur PT Thunderbird Sujipto Chandra menyampaikan, PT Thunderbird sebagai representative L&T Group memilih PT Multi Makmur Lemindo Tbk karena PT Multi Makmur Lemindo Tbk merupakan Perseroan yang bergerak di bidang perpipaan (PVC) dan dapat membantu mensuplai produk penunjang seperti (HDPE, Manpower dan Other supporting products).

Sujipto Chandra pun menambahkan, kerj asama PT Thunderbird dengan PT Multi Makmur Lemindo Tbk diharapkan dapat membentuk sebuah Joint-Venture. 

"L&T Group juga berminat untuk investasi di bisnis Oil & Gas termasuk Inovasi Mini Refinery untuk Diesel dan Minyak Sawit," ucap Sujipto Chandra.

Industri Pipa PVC Akan Mengalami Pertumbuhan

Industri pipa PVC, fitting PVC, dan talang PVC di Indonesia diperkirakan akan mengalami pertumbuhan signifikan. Hal ini didorong oleh komitmen pemerintah terhadap program infrastruktur dan pemukiman, seperti proyek air bersih, sanitasi, dan drainase.

Sebelumnya, PT Multi Makmur Lemindo Tbk berkomitmen untuk memperkuat permodalan dan pertumbuhan jangka panjang.

Dalam hal ini, PT Multi Makmur Lemindo Tbk sedang memfinalisasi kemitraan strategis dengan Morris Capital Indonesia. Perusahaan Investasi dan Penasihat Keuangan itu akan menjadi bagian penting Perseroan untuk menciptakan sinergi yang solid dan memperluas jaringan bisnis.

 

Infografis Efek Donald Trump Menang Pilpres AS ke Perekonomian Global. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya