Menurut Marcus Rashford, Inilah Alasan Mengapa MU Tak Pernah Juara Liga Inggris Lagi Sejak Ditinggal Sir Alex Ferguson

Marcus Rashford mengungkap pandangannya soal mengapa Manchester United tak lagi mampu meraih gelar Premier League sejak ditinggal Sir Alex Ferguson.

oleh Ari Rachman PrayogaDiperbarui 13 Agustus 2025, 18:54 WIB
Marcus Rashford dalam pertandingan pramusim Barcelona melawan Vissel Kobe di Stadion Noevir Kobe, Minggu (27-7-2025). (Dok. X@FCBarcelona)

Liputan6.com, Jakarta Marcus Rashford mengungkap pandangannya soal mengapa Manchester United tak lagi mampu meraih gelar Premier League sejak ditinggal Sir Alex Ferguson.

Penyerang berusia 27 tahun itu kini tengah menjalani masa pinjaman di Barcelona, namun mengaku masih terluka melihat keterpurukan klub yang dibelanya sejak kecil.

Dalam wawancara di The Rest is Football podcast, Rashford menilai MU terlalu sering mengambil langkah 'reaktif' ketimbang membangun fondasi jangka panjang.


Opini Marcus Rashford

Manchester United keok 0-2 dari West Ham United pada laga pekan ke-36 Premier League musim ini di Old Trafford, Minggu (11/5/2025) malam WIB. (AP Photo/Ian Hodgson)

Menurut Rashford, klub memang sempat memiliki pemain dan pelatih berkualitas, namun tanpa prinsip yang konsisten, sulit membentuk tim juara liga.

"Tim yang sukses punya prinsip jelas. Siapa pun pelatih atau pemain yang datang, harus selaras dengan prinsip itu," ujar Rashford.

"United kadang hanya fokus mengejar kemenangan cepat, tapi kurang memikirkan arah jangka panjang. Kalau arahnya terus berubah, mustahil konsisten juara liga." imbuhnya.


Saran Rashford

Pemain Manchester United, Marcus Rashford (kiri) merayakan gol kedua timnya bersama Jadon Sancho pada laga pekan ke-33 Liga Inggris 2022/2023 di Tottenham Hotspur Stadium, London, Jumat (28/04/2023) WIB. Laga berakhir dengan skor 2-2. (AP Photo/Alastair Grant)

Sejak debut pada 2016, Rashford mencetak 138 gol dalam 426 penampilan sebelum hengkang ke Aston Villa pada Januari lalu, lalu dipinjamkan lagi ke Barcelona musim panas ini.

Rashford menilai MU perlu berani menjalani masa transisi sesungguhnya, meski itu berarti siap tidak mengangkat trofi selama beberapa tahun.

"Orang bilang MU sudah lama dalam masa transisi, tapi transisi sebenarnya belum dimulai. Lihat Liverpool, mereka rekrut Klopp dan sabar. Awalnya tidak langsung juara, tapi akhirnya sukses karena punya rencana dan konsisten," tegasnya.


Kritik Rashford

Reaksi kecewa pelatih Manchester United, Erik ten Hag saat menghadapi Bournemouth pada laga pekan ke-33 Premier League 2023/2024 di Vitality Stadium, Bournemouth, Sabtu (13/4/2024). (AFP/Adrian Dennis)

Lebih lanjut, Rashford juga menyindir kebiasaan klub yang kerap gonta-ganti manajer dan strategi.

"Kalau ide dan arah selalu berubah, hasilnya malah terjebak di zona abu-abu—tidak maju, tapi juga tidak mundur jelas," tutupnya.

Sumber: The Rest Is Football


Klasemen Premier League 2025/2026

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya