Gagal Total di Manchester United, Bisakah Erik Ten Hag Bawa Leverkusen Juara?

Pelatih asal Belanda Erik ten Hag baru saja ditunjuk menjadi pelatih dari klub asal Jerman, Bayer Leverkusen. Ia menggantikan peran Xabi Alonso yang berhasil membawa Leverkusen menjuarai liga untuk pertama kalinya.

oleh Deniz AkbarDiterbitkan 15 Agustus 2025, 16:00 WIB
Pelatih anyar Bayer Leverkusen, Erik ten Hag. (Dok. X @bayer04_en)

Liputan6.com, Jakarta - Bulan Oktober tahun 2024 adalah akhir perjalanan dari pelatih asal Belanda, Erik ten Hag di Manchester United. Ia resmi dipecat Setan Merah setelah rentetan hasil buruk yang dialami pada awal musim.

Hampir semusim menganggur, pelatih berusia 55 tahun tersebut dipastikan kembali ke dunia kepelatihan pada musim 2025/2026 mendatang. Ia resmi ditunjuk oleh salah satu tim besar asal Jerman, Bayer Leverkusen untuk menjadi nahkoda mereka.

“Seperti yang saya katakan pada semua orang, saya harus menyanjung (aktivitas) klub,” ujar Erik ten Hag pada sesi latihan pertamanya bersama Leverkusen.

Datangnya Erik ten Hag ke klub yang berjuluk Werkself tersebut merupakan dampak dari perginya pelatih mereka sebelumnya. Xabi Alonso. Selama dua setengah musim bersama, Alonso berhasil berikan Leverkusen trofi Bundesliga pertama dalam sejarah mereka.

Tentunya, ekspektasi besar berada di pundak pelatih asal Belanda tersebut. Ia diberikan beban untuk membawa Leverkusen kembali jadi pesaing sengit raksasa Jerman, Bayern Munchen di musim depan.


Rekor Buruk Bersama MU

Reaksi kecewa pelatih Manchester United, Erik ten Hag saat menghadapi Bournemouth pada laga pekan ke-33 Premier League 2023/2024 di Vitality Stadium, Bournemouth, Sabtu (13/4/2024). (AFP/Adrian Dennis)

Dalam 13 pertandingan pertama di musim 2024/2025 kemarin, ten Hag hanya mampu meraih 4 kemenangan. Bahkan, ia membuat Setan Merah terjerembab di peringkat 14 Premier League dengan hanya mengumpulkan 11 poin dari 9 pertandingan.

Atas rentetan hasil tersebut, manajemen MU memutuskan untuk tak melanjutkan kerja sama dengan ten Hag dan menggantinya dengan juru latih sementara, Ruud van Nistelrooy. Keputusan tersebut turut mengakhiri kisah dua musim ten Hag di Old Trafford.

Pelatih asal Belanda tersebut memilih bungkam pada awal-awal kepergiannya dari Setan Merah. Meski begitu, pada awal tahun 2025 ini, ten Hag akhirnya buka suara soal alasannya dipecat, di mana ia mengisyaratkan ada hubungan tak harmonis dengan para pemain.

“Generasi saat ini biasanya susah untuk dapat menerima kritik,” beber ten Hag. “Kritik benar-benar menyulitkan mereka.”


Masih Adaptasi Bersama Leverkusen

Erik ten Hag berpose saat sesi perkenalannya di Stadion BayArena, Leverkusen, Jerman.

Meski harus kalah pada laga uji coba pertama kontra Flamengo U-20, skuad Leverkusen asuhan ten Hag semakin menemukan ritme positif jelang bergulirnya musim 2025/2026.

“Saya sangat menikmati beberapa minggu terakhir ini,” jelas ten Hag. “Merupakan suatu kebanggan bagi saya untuk berada di Leverkusen.”

Lanjut Baca:

Leverkusen sendiri telah mendatangkan total 12 pemain pada bursa transfer musim panas ini, dengan dua rekrutan termahal mereka adalah Malik Tilman dan Jarrel Quansah. Terdekat, Leverkusen akan menjalani laga pertama pada Jum’at (15/08/2025) melawan klub divisi 4 Jerman, SG Sonnenhof Grossaspach. Pertandingan tersebut merupakan bagian dari turnamen domestik Jerman DFB Pokal.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya