Liputan6.com, Jakarta - Bulan Oktober tahun 2024 adalah akhir perjalanan dari pelatih asal Belanda, Erik ten Hag di Manchester United. Ia resmi dipecat Setan Merah setelah rentetan hasil buruk yang dialami pada awal musim.
Hampir semusim menganggur, pelatih berusia 55 tahun tersebut dipastikan kembali ke dunia kepelatihan pada musim 2025/2026 mendatang. Ia resmi ditunjuk oleh salah satu tim besar asal Jerman, Bayer Leverkusen untuk menjadi nahkoda mereka.
Advertisement
“Seperti yang saya katakan pada semua orang, saya harus menyanjung (aktivitas) klub,” ujar Erik ten Hag pada sesi latihan pertamanya bersama Leverkusen.
Datangnya Erik ten Hag ke klub yang berjuluk Werkself tersebut merupakan dampak dari perginya pelatih mereka sebelumnya. Xabi Alonso. Selama dua setengah musim bersama, Alonso berhasil berikan Leverkusen trofi Bundesliga pertama dalam sejarah mereka.
Tentunya, ekspektasi besar berada di pundak pelatih asal Belanda tersebut. Ia diberikan beban untuk membawa Leverkusen kembali jadi pesaing sengit raksasa Jerman, Bayern Munchen di musim depan.
Rekor Buruk Bersama MU
Dalam 13 pertandingan pertama di musim 2024/2025 kemarin, ten Hag hanya mampu meraih 4 kemenangan. Bahkan, ia membuat Setan Merah terjerembab di peringkat 14 Premier League dengan hanya mengumpulkan 11 poin dari 9 pertandingan.
Atas rentetan hasil tersebut, manajemen MU memutuskan untuk tak melanjutkan kerja sama dengan ten Hag dan menggantinya dengan juru latih sementara, Ruud van Nistelrooy. Keputusan tersebut turut mengakhiri kisah dua musim ten Hag di Old Trafford.
Pelatih asal Belanda tersebut memilih bungkam pada awal-awal kepergiannya dari Setan Merah. Meski begitu, pada awal tahun 2025 ini, ten Hag akhirnya buka suara soal alasannya dipecat, di mana ia mengisyaratkan ada hubungan tak harmonis dengan para pemain.
“Generasi saat ini biasanya susah untuk dapat menerima kritik,” beber ten Hag. “Kritik benar-benar menyulitkan mereka.”
Masih Adaptasi Bersama Leverkusen
Meski harus kalah pada laga uji coba pertama kontra Flamengo U-20, skuad Leverkusen asuhan ten Hag semakin menemukan ritme positif jelang bergulirnya musim 2025/2026.
“Saya sangat menikmati beberapa minggu terakhir ini,” jelas ten Hag. “Merupakan suatu kebanggan bagi saya untuk berada di Leverkusen.”