Vietnam Diskualifikasi, Timnas Voli Putri Indonesia Akhirnya Lolos ke 16 Besar Kejuaraan Dunia Voli Putri U-21 2025

Timnas voli putri Indonesia lolos ke babak 16 besar Kejuaraan Dunia Voli Putri U-21 2025 usai Vietnam diskualifikasi karena menggunakan pemain tidak sah.

oleh Bogi TriyadiDiperbarui 13 Agustus 2025, 09:41 WIB
Timnas voli putri Indonesia U-21 dipastikan melaju ke babak 16 besar Kejuaraan Dunia Voli Putri U-21 2025 karena Vietnam terkena diskualifikasi akibat menggunakan pemain tidak sah. (foto: Volley Ball World) 

Liputan6.com, Jakarta - Timnas voli putri Indonesia U-21 dipastikan melaju ke babak 16 besar Kejuaraan Dunia Voli Putri U-21 2025. Junaida Santi dan kawan-kawan mendampingi Argentina, Serbia, dan Puerto Riko dari Grup A.

Timnas voli putri Indonesia U-21 sebelumnya menempati peringkat lima klasemen akhir Grup A. Hasil itu didapat setelah tim besutan Marcos Sugiyama kalah dari Argentina 0-3 (23-25, 18-25, 22-25) di Jawa Pos Arena, Surabaya, Selasa (12/8) malam.

Kekalahan itu membuat Indonesia berada di peringkat lima klasemen dengan 5 poin hasil sekali menang dan empat kali kalah. Meski begitu, Indonesia tetap lolos ke babak 16 besar karena Vietnam terkena diskualifikasi akibat menggunakan pemain tidak sah.

Vietnam sebenarnya sudah memastikan diri lolos ke babak 16 besar setelah menempati peringkat kedua klasemen dengan 12 poin berkat empat kemenangan dan sekali kalah. Tetapi, skuad asuhan Linh Trong Nguyen terkena diskualifikasi karena dua pemainnya diduga sebagai pria.

Menurut laporan Volleytrails, dugaan tersebut mengarah kepada Dang Thi Hong dan Nguyen Phuong Quynh. "Hari ini, di Kejuaraan Dunia U-21 di Indonesia, dua pemain Vietnam menjalani tes kromosom FIVB," tulis Volleytrails.

"Akibatnya, mereka tidak dapat bermain dalam pertandingan hari ini melawan Puerto Riko, hasil tes masih menunggu peninjauan lebih lanjut oleh FIVB."

Di babak 16 besar, Rabu (13/8), Indonesia bertemu dengan Italia, yang menempati posisi runner-up Grup C.

 


Tetap Bangga

Meski kalah dari Argentina pada laga terakhir Grup A, timnas voli putri Indonesia U-21 tetap lolos ke babak 16 besar Kejuaraan Dunia Voli Putri U-21 2025 karena Vietnam terkena diskualifikasi akibat menggunakan pemain tidak sah. (foto: Volley Ball World)

Timnas voli putri Indonesia U-21 hanya mencatat satu kemenangan dari lima laga Grup A Kejuaraan Dunia Voli Putri U-21 2025. Satu kemenangan itu diraih atas Kanada. Sisanya, saat melawan Vietnam, Puerto Riko, Serbia dan terakhir Argentina, berakhir dengan kekalahan.

Meski begitu, pelatih timnas voli putri Indonesia U-21 Marcos Sugiyama mengaku tetap bangga pada perjuangan tim asuhannya. Dari sulit menyatukan visi berubah menjadi tim yang saling mengerti kurang dari lima bulan bersama.

"’Mereka membuktikan bahwa kerja keras, bersama-sama membuat mereka berada pada level yang sekarang. Kami kalah lima set di dua pertandingan dan menyulitkan Argentina yang memiliki banyak keunggulan," kata Sugiyama.


Kurang Beruntung

Timnas voli putri Indonesia U-21 kalah dari Argentina 0-3 (23–25, 18–25, 22–25) pada laga terakhir Grup A Kejuaraan Dunia Voli Putri U-21 2025 di Jawa Pos Arena, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (12/8). (foto: Volley Ball World)

Sugiyama merasa kurang beruntung saat melawan Argentina. Setelah kehilangan Waode Ardina dan Kadek Diva karena cedera sebelum laga, Junaida Santi juga menderita cedera sejak set kedua. Padahal, dia merupakan pencetak poin terbanyak.

"Kami sedikit kurang beruntung. Santi masih harus dicek kondisinya sebelum kami menjalani pertandingan berikutnya,’’ tutur Sugiyama.

"Kekurangan pemain di laga sepenting ini (lawan Argentina) merupakan kehilangan besar. tapi kami harus belajar banyak dari situasi seperti ini," pungkas pelatih berkebangsaan Jepang itu.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya