BRI Merestrukturisasi Kredit Petani

Bank Rakyat Indonesia akan merestrukturisasi kredit bagi petani yang terpengaruh dampak kekeringan. Restrukturisasi mencakup perpanjangan jangka waktu pinjaman dan perubahan suku bunga.

oleh Liputan6Diterbitkan 29 Agustus 2003, 08:46 WIB
Liputan6.com, Jakarta: Bank Rakyat Indonesia tengah menggodok skema restrukturisasi bagi petani yang terpengaruh dampak kekeringan. Pada dasarnya restrukturisasi mencakup beberapa cara seperti perpanjangan jangka waktu pinjaman dan perubahan suku bunga. Saat ini, BRI tengah mendata dampak kekeringan terhadap nasabah BRI yang juga petani yang benar-benar terpukul akibat bencana kekeringan.

Yang akan direstrukturisasi oleh bank tersebut adalah pinjaman petani dan bukan pemotongan utang. Sebab, BRI tidak berhak memberikan pemutihan kredit karena harus meminta izin pemegang saham, dalam hal ini pemerintah.

Bencana kekeringan kali ini benar-benar merepotkan para petani. Banyak lahan pertanian yang gagal panen. Pasokan air bersih juga seret. Akibatnya jutaan petani terancam kekurangan pangan dan tak punya pekerjaan. Pemerintah pun turun tangan antara lain dengan menyediakan beras gratis, menggencarkan program padat karya serta menyalurkan air bersih ke daerah-daerah tersebut [baca: Mengatasi Kekeringan, Pemerintah Membagikan Beras Gratis].(TNA/Indy Rahmawati)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya