Jamie Carragher Ungkap Titik Lemah Liverpool Usai Tumbang di Community Shield

Liverpool memulai musim dengan gebrakan belanja besar, namun legenda klub Jamie Carragher menilai ada celah berbahaya yang bisa menjadi batu sandungan. Komentar itu muncul setelah The Reds kalah dari Crystal Palace lewat adu penalti di ajang Community Shield, Minggu (10/8/2025) malam WIB.

oleh Ari Rachman PrayogaDiperbarui 11 Agustus 2025, 22:44 WIB
Pemain Liverpool saat drama adu penalti melawan Crystal Palace di Community Shield yang digelar di Wembley, Minggu (10/8/2025). (Glyn KIRK / AFP)

Liputan6.com, Jakarta Liverpool memulai musim dengan gebrakan belanja besar, namun legenda klub Jamie Carragher menilai ada celah berbahaya yang bisa menjadi batu sandungan. Komentar itu muncul setelah The Reds kalah dari Crystal Palace lewat adu penalti di ajang Community Shield, Minggu (10/8/2025) malam WIB.

Di Wembley, sang juara Premier League menurunkan skuad anyar racikan Arne Slot. Sejumlah rekrutan top seperti Florian Wirtz, Hugo Ekitike, dan Jeremie Frimpong langsung dipercaya tampil sejak menit awal.

Hasilnya, Ekitike tak butuh waktu lama untuk unjuk gigi, gol cepatnya di menit kelima membuat fans Liverpool bersorak.

Palace menyamakan kedudukan lewat penalti, namun Frimpong kembali membawa Liverpool unggul dengan gol dari sudut sempit pada menit ke-20, bertepatan dengan momen penghormatan untuk Diogo Jota yang baru saja pensiun.

Meski unggul dua kali, The Reds gagal menjaga kendali permainan. Ismaila Sarr kembali membuat skor imbang sebelum Palace menutup laga dengan kemenangan di babak tos-tosan.


Kritik Carragher

Dominik Szoboszlai membantu Milos Kerkez di laga Community Shield antara Crystal Palace vs Liverpool di Stadion Wembley, Minggu (10/08/2025). (AP Photo/Dave Shopland).

Usai pertandingan, Carragher melontarkan analisis tajam melalui media sosial X.

“Liverpool terlihat tajam saat menyerang, tapi rapuh di pertahanan, ini sudah terlihat sepanjang pramusim,” tulisnya.

“Banyak gol lawan datang karena kita terlalu agresif main man-to-man, meninggalkan ruang besar di belakang. Hari ini Kerkez tertarik masuk ke tengah, membiarkan Sarr bebas dan Gakpo harus mengejar wing-back.”


Situasi Lini Belakang Liverpool

Ismaila Sarr mencetak gol di laga Community Shield antara Crystal Palace vs Liverpool di Stadion Wembley, Minggu (10/08/2025) malam WIB. (AP Photo/Dave Shopland).

Kerkez, yang didatangkan dari Bournemouth seharga £40 juta pada Juni lalu, menjadi sorotan. Apalagi, Liverpool sedang kekurangan stok bek. Jarrell Quansah hengkang ke Bayer Leverkusen, sementara Joe Gomez masih dibekap cedera.

Situasi itu membuat isu transfer bek baru semakin panas. Daily Mail melaporkan, Liverpool tengah mengincar Marc Guehi dari Palace, yang kontraknya memasuki tahun terakhir.

Meski dibanderol £45 juta, The Reds diyakini akan mencoba menurunkan harga atau mencari opsi lain, seperti bek muda Parma, Giovanni Leoni.


Peringatan Bagi Arne Slot

Manajer Liverpool Arne Slot. (c) AP Photo/Ian Walton

Carragher sebelumnya juga mengkritik strategi belanja Liverpool musim panas ini. Menurutnya, langkah transfer klub terkesan 'tidak terencana', termasuk minat mereka terhadap striker Newcastle, Alexander Isak.

Musim baru memang belum dimulai, tapi peringatan dari Carragher ini bisa menjadi alarm dini bagi Arne Slot, bahwa pertahanan Liverpool perlu diperkuat jika ingin mempertahankan gelar Premier League.

Sumber: X @Carra23

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya