Liputan6.com, Seoul - Kejadian menarik di Korea Selatan baru-baru ini viral, orang berbondong-bondong mengeluarkan banyak duit untuk suntik filler ke bahu demi bentuk yang ramping, diduga termotivasi dari idol K-pop.
Saat merilis lagu "Like Jennie", Jennie Blackpink mungkin tidak bermaksud mengajak para penggemarnya melakukan segala cara untuk bisa seperti dirinya.
Advertisement
Namun, kenyataannya hal itu tak menghentikan orang-orang untuk mencoba, dilansir dari Odditycentral, Senin (11/8/2025).
Menurut laporan media terbaru, artis asal Korea Selatan tersebut menjadi salah satu idol K-Pop yang menginspirasi tren operasi plastik kontroversial, di mana orang menyuntikkan filler ke bagian bahu demi mendapatkan bentuk tegas dan runcing.
Ada juga yang menambah prosedur lain bernama Barbie Botox atau Trap Botox, yang berfungsi mengendurkan otot trapezius sehingga garis bahu dan leher terlihat lebih panjang dan ramping.
Tren filler bahu ini kembali viral setelah kreator konten Korea, Yunny, mengunjungi sebuah klinik kecantikan di Seoul untuk mendapatkan “bahu ala Jennie”. Padahal, jika ditelusuri, prosedur ini sebenarnya sudah ada sejak lama.
Standar Kecantikan Baru
Istilah "Jennie shoulders" bahkan sudah menjadi standar kecantikan yang populer di Korea Selatan.
Dalam video TikTok yang viral, Yunny tampak menyuntikkan filler ke salah satu bahunya dan langsung melihat bahunya terangkat, membuatnya berteriak kegirangan.
Meski begitu, tidak semua orang terkesan. Banyak warganet, termasuk para penggemar, yang justru mengkritiknya karena memilih cara instan ketimbang berusaha membentuk tubuh lewat latihan di gym.
"Kamu bisa dapat bahu seperti Jennie gratis kalau mau olahraga," tulis seorang netizen.
"Kalau begini terus, nanti orang-orang bisa-bisa suntik filler di seluruh tubuhnya," tambah lainnya.
Belum jelas apakah filler bahu memiliki risiko kesehatan yang serius.
Namun sejauh ini, orang-orang tampaknya lebih fokus pada hasil penampilan yang mereka dapatkan, ketimbang potensi dampak kesehatannya.