Puan Maharani dan Para Menteri Pakai Loreng Saat Upacara Gelar Pasukan, Prabowo Beberkan Alasannya

Presiden Prabowo Subianto menjelaskan alasan Ketua DPR RI Puan Maharani, Ketua MPR RI Ahmad Muzani, hingga para menteri Kabinet Merah Putih memakai baju loreng militer saat menghadiri upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer di Batujajar, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Minggu (10/8/2025).

oleh Lizsa EgehamDiterbitkan 10 Agustus 2025, 12:23 WIB
Ketua DPR RI Puan Maharani saat menghadiri upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer di Batujajar, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Minggu (10/8/2025). (Foto: Tangkapan layar Youtube Sekretariat Presiden).

Liputan6.com, Jakarta Presiden Prabowo Subianto menjelaskan alasan Ketua DPR RI Puan Maharani, Ketua MPR RI Ahmad Muzani, hingga para menteri Kabinet Merah Putih memakai baju loreng militer saat menghadiri upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer di Batujajar, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Minggu (10/8/2025).

Prabowo Subianto mengatakan para tokoh-tokoh tersebut ingin terlibat dan mempertaruhkan diri mereka bersama masyarakat Indonesia. Dia menuturkan bangsa Indonesia memiliki pertahanan rakyat semesta.

"Di belakang saya, banyak tokoh-tokoh yang memakai seragam, mereka pakai seragam sebagai tanda mereka ingin terlibat, mereka ingin mempertaruhkan diri mereka bersama-sama seluruh rakyat Indonesia karena bangsa kita punya pertahanan yang kita namakan pertahanan rakyat semesta," kata Prabowo saat memberikan arahan sebagaimana disiarkan di Youtube Sekretariat Presiden, Minggu (10/8/2025).

Prabowo bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tampak mengenakan seragam safari bewarna cokelat muda. Sementara itu, para pimpinan lembaga tinggi negara dan menteri kabinet kompak memakai seragam loreng-loreng militer.

Prabowo menuturkan wawasan pertahanan Indonesia yakni, defensif. Dia menyampaikan pemerintah mempertankan bangsa Indonesia mulai dari kampung, lembah, gunung, hingga provinsi.

"Kalau kita mempertahankan bangsa kita, kita pertahankan tiap Kampung, tiap Dukuh, tiap lembah, tiap bukit, tiap gunung, tiap kecamatan, tiap kabupaten, tiap provinsi, tiap jengkal tanah kita pertahankan, seluruh bangsa Indonesia pertahankan," jelasnya.

 

Beri Pesan soal Penjajahan

Dia menegaskan bangsa Indonesia lebih memilih mati dibandingkan harus dijajah kembali oleh negara lain. Prabowo menyampaikan terima kasih kepada tokoh nasional yang siap menjadi bagian pertahanan rakyat semesta.

"Banyak negara mungkin merasa lebih kuat dari kita tapi semangat kita sudah kita buktikan dan kita akan buktikan terus, bahwa kita bangsa yang pejuang yang tidak pernah mengenal menyerah," tutur Prabowo.

Dalam upacara ini, tampak hadir Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Ketua DPR RI Puan Maharani, Ketua DPD RI Sutan Najamudin, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno,, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan.

Kemudian, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Wilayah dan Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Pemberdayaan Manusia Muhaimin Iskandar, Menteri Agraria dan Tata Ruang Nusron Wahid, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, hingga Sekretariat Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya