Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menghadiri Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer yang digelar di Pusat Pendidikan dan Latihan Khusus (Pusdiklatsus) Komando Pasukan Khusus Batujajar, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Minggu (10/8/2025).
Presiden Prabowo Subianto bertindak sebagai Inspektur Upacara.
Advertisement
Berdasarkan pantauan Liputan6.com dari Youtube Sekretariat Presiden, Wapres Gibran tiba terlebih dahulu pukul 08.53 WIB. Selang beberapa menit, Prabowo tiba di lokasi upacara pada pukul 08.55 WIB.
Kedatangan Presiden Prabowo disambut oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Prabowo dan Gibran kompak mengenakan baju safari bewarna cokelat muda.
Sementara itu, para pimpinan lembaga tinggi negara dan menteri Kabinet Merah Putih mengenakan baju loreng TNI. Tampak hadir Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Ketua DPR RI Puan Maharani, Ketua DPD RI Sutan Najamudin, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno.
Kemudian, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Wilayah dan Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Pemberdayaan Manusia Muhaimin Iskandar, Menteri Agraria dan Tata Ruang Nusron Wahid, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Agama Nasaruddin Umar, hingga Sekretariat Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Upacara dimulai dengan lagu Indonesia Raya. Selanjutnya, Prabowo melakukan pemeriksaan pasukan dengan menaiki mobil Maung bersama Menteri Pertahanan, Panglima TNI, dan Kapolri.
Akan Lantik KSAD
Dimobil yang berbeda, tampak Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Maruli Simanjuntak, Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal Tonny Harjono, dan Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Muhammad Ali ikut mendampingi. Prabowo mengelilingi lapangan upacara.
Berdasarkan informasi beredar, Prabowo dikabarkan akan melantik Wakil KSAD Letnan Jenderal (Letjen) Tandyo Budi Revita sebagai Wakil Panglima TNI dalam upacara ini. Nama Tandyo muncul karena rundown atau rangkaian acara 'Upacara gelar pasukan operasional dan kehormatan militer' tersebar.
Selain itu, Prabowo dikabarkan akan menganugerahkan jenderal kehormatan bintang 49 kepada sejumlah purnawirawan TNI. Salah satunya, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin yang merupakan sahabat akrab Prabowo sejak di Akademi Militer (Akmil).
Sebelumnya, Wakil KSAD Letnan Jenderal (Letjen) Tandyo Budi Revita dikabarkan bakal dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Wakil Panglima TNI di Pusdiklatsus Komando Pasukan Khusus, Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (10/8).
Nama Tandyo itu muncul karena rundown atau rangkaian acara 'Upacara gelar pasukan operasional dan kehormatan militer' tersebar. Rundown itu tersebar hari ini, Sabtu
Mabes TNI Masih Rahasiakan Nama Wakil Panglima
Dilihat di rundown tersebut, upacara gelar pasukan operasional dan kehormatan militer itu dimulai sekitar pukul 08.00 WIB. Kemudian di rundown itu tertulis pula Prabowo hadir di acara kemudian melantik dan mengukuhkan sejumlah panglima komando, lalu ada juga sesi Prabowo melantik Wakil Panglima TNI.
Tertulis dalam susunan acara itu, Wakil Panglima TNI yang dilantik adalah Jenderal Tandyo Budi.
Markas Besar TNI masih merahasiakan nama Wakil Panglima TNI yang rencananya dilantik Presiden Prabowo Subianto dalam Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer di Pusat Pendidikan dan Latihan Pasukan Khusus, Batujajar, Bandung Barat, Jawa Barat, pada 10 Agustus 2025.
"Untuk siapa yang akan jadi (Wakil Panglima TNI), kita tunggu tanggal 10 (Agustus), dilantik langsung oleh Presiden," kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayor Jenderal TNI Kristomei Sianturi kepada awak media di Batujajar, Bandung Barat, Jumat 8 Agustus 2025 seperti dilansir Antara.
Kristomei menjelaskan bahwa kepastian siapa pejabat Wakil Panglima TNI akan diketahui saat pelantikan berlangsung dan mengacu pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 84 Tahun 2025, yang menggantikan Perpres Nomor 66 Tahun 2019 tentang Organisasi Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Perpres itu mengatur struktur dan jenjang kepangkatan di tubuh TNI secara lebih rinci, termasuk pengisian posisi Wakil Panglima TNI yang kini wajib dijabat perwira tinggi bintang empat.
"Jabatan Wakil Panglima itu akan diisi sesuai dengan Perpres Nomor 84 Tahun 2025. Dalam aturan tersebut, jabatan ini harus diisi oleh perwira tinggi bintang empat," kata Kristomei.
Perpres Baru
Perpres terbaru ini juga membawa sejumlah perubahan dalam struktur organisasi TNI, termasuk peningkatan kepangkatan di beberapa posisi strategis. Misalnya, jabatan Asisten Operasi Panglima TNI yang sebelumnya berpangkat bintang dua, kini menjadi bintang tiga.
"Di Perpres itu, misalnya disebutkan Asisten Operasi Panglima TNI kini membawahi kepala biro dan wakil asisten operasi, yang semuanya menyesuaikan kepangkatannya," tambah Kapuspen.
Selain pelantikan Wakil Panglima TNI, agenda Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer pada 10 Agustus 2025 juga diisi dengan penyematan pangkat kehormatan dan bintang sakti kepada para prajurit TNI atau purnawirawan yang dinilai berdedikasi tinggi ketika melaksanakan tugas.