Banyuwangi Pertahankan Predikat Kabupaten Layak Anak dari Kementerian PPPA

Menurut Ipuk, keberhasilan ini merupakan hasil kerja kolektif dari berbagai pihak dan menjadi pemacu semangat untuk terus meningkatkan kualitas layanan bagi anak-anak di Banyuwangi.

oleh Wuri AnggariniDiperbarui 09 Agustus 2025, 19:49 WIB
Banyuwangi kembali raih penghargaan Kabupaten Layak Anak. Foto: Pemkab Banyuwangi

Liputan6.com, Jakarta Kabupaten Banyuwangi kembali menorehkan prestasi dengan mempertahankan predikat Kabupaten Layak Anak (KLA) Kategori Nindya dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA). Capaian ini berhasil dipertahankan selama dua tahun berturut-turut, menjadi bukti nyata komitmen daerah dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah bagi tumbuh kembang anak.

“Kita bersyukur upaya kita menciptakan ruang yang nyaman bagi tumbuh kembang diberikan apresiasi. Upaya ini adalah komitmen kita semua untuk menjadikan Banyuwangi semakin ramah anak,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Sabtu (8/8/2025).

Menurut Ipuk, keberhasilan ini merupakan hasil kerja kolektif dari berbagai pihak dan menjadi pemacu semangat untuk terus meningkatkan kualitas layanan bagi anak-anak di Banyuwangi.

"Ini adalah hasil kerja keras kita semua mulai dari jajaran pemerintah, sekolah, masyarakat, dunia usaha, termasuk TNI Polri hingga para orang tua yang berperan aktif menjaga dan mendukung hak-hak anak," ujarnya.

Terus Hadirkan Berbagai Program yang Berpihak pada Anak

Banyuwangi kembali raih penghargaan Kabupaten Layak Anak. Foto: Pemkab Banyuwangi

Lebih lanjut, Ipuk menyebutkan pihaknya terus menghadirkan berbagai program yang berpihak pada anak, di antaranya penyediaan fasilitas publik ramah anak, pemerataan akses pendidikan dan kesehatan. Serta, pengembangan ruang kreatif sebagai media partisipasi anak.

"Kami juga aktif memberikan ruang dan membuka konsultasi bagi anak dan remaja, sebagai upaya menjaga kesehatan mental mereka. Selain itu, kami juga rutin menggelar musrenbang anak. Kami mendengarkan aspirasi mereka dan mengupayakan program yang menjadi rekomendasi mereka," kata Ipuk.

Ipuk lalu mengajak seluruh elemen masyarakat aktif menciptakan lingkungan yang ramah anak.

"Ini adalah tanggung jawab bersama. Mulai dari lingkungan keluarga, sekolah, hingga masyarakat luas. Kita semua harus punya peran untuk menciptakan daetah yang ramah anak," kata Ipuk.

Penghargaan tersebut diberikan Wakil Menteri PPPA, Veronica Tan bersama Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BPNT) Komjen Pol Eddy Hartono dan diterima Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kabupaten Banyuwangi, Henik Setyorini, di Auditorium KH. M. Rasjidi, Kementerian Agama RI, Jakarta pada Jumat malam (8/8/2025).

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya