Influencer Sebut Nge-gym Aktivitas Bodoh, Dokter Saraf Ungkap Fakta Sebaliknya

Dokter spesialis saraf mengungkap kebiasaan berolahraga nge-gym malah membuat otak lebih cepat berpikir alias tidak lemot.

oleh Ade Nasihudin Al AnsoriDiperbarui 08 Agustus 2025, 10:25 WIB
Bukan bodoh, rutin olahraga nge-gym malah bikin otak enggak lemot. (Foto/Dok: freepik.com)

Liputan6.com, Jakarta Belum lama ini seorang influencer bernama Timothy Ronald mengatakan bahwa nge-gym adalah aktivitas paling goblok alias bodoh.

Pemengaruh yang rajin membuat konten tentang investasi, saham, dan kripto itu juga mengklaim bahwa olahraga gym tidak akan disukai oleh orang pintar.

Terkait pernyataan ini, dokter spesialis saraf Tommy Hudianto Sarongku mengatakan hal itu tidak benar.

“Aduh, menurut saya itu tidak benar. Jangan sampai itu menggiring masyarakat untuk tidak berolahraga karena jika tidak berolahraga makin banyak lagi penyakit-penyakit yang bisa muncul. Jadi kurang tepat sebetulnya pernyataan itu,” ujar dokter yang akrab disapa Tom kepada Health Liputan6.com saat ditemui di Jakarta, Kamis (7/8/2025).

Sebaliknya, Tom menyatakan bahwa gym memiliki manfaat untuk kesehatan fisik maupun mental. Terlebih, pria 10 tahun terakhir menekuni gym merasakan manfaat secara langsung.

Gym udah lama banget, lebih dari 10 tahun yang lalu dan saya intens latihan dua tahun terakhir."

Rajin nge-gym membuat Tom merasakan berbagai manfaat pada tubuh. Secara fisik, ia merasa badannya menjadi lebih ringan. Selain itu, kualitas tidurnya pun membaik dan otak menjadi lebih sehat.

“Otak saya jadi lebih (cepat) berpikir, enggak lemot-lemot lagi, lebih banyak inspirasi lah dengan rajin berolahraga,” ujarnya.

 

Manfaat Gym untuk Kesehatan Saraf

Dokter spesialis saraf yang menekuni olahraga gym lebih dari 10 tahun lalu, Tommy Hudianto Sarongku angkat bicara soal manfaat rutin latihan ngegym di Jakarta (7/8/2025). Foto: Liputan6.com/Ade Nasihudin.

Lulusan Program Studi Spesialis Neurologi Universitas Udayana ini menjelaskan olahraga seperti gym memiliki kaitan atau manfaat untuk saraf.

“Tentu saja (berkaitan). Kalau kita berolahraga maka akan mengeluarkan zat-zat penting di otak seperti endorfin, serotonin, dopamin, nah ini penting untuk menjaga mood (suasana hati), proses berpikir biar lebih fokus dan lain-lain,” jelasnya.

Dia pun mengajak masyarakat untuk tidak menjadikan gaya hidup sehat sebagai beban, melainkan sebagai kebiasaan yang harus dijaga secara konsisten.

“Jangan pas senggang saja kita olahraga, tapi memang kita harus siapkan waktunya. Saya enggak menunggu waktu luang untuk olahraga, tapi saya memprioritaskan waktu saya untuk berolahraga. Saya biasa menyiapkan waktu dua jam untuk berolahraga, pagi hari lari, siang hari gym,” pungkasnya.

Banner Infografis 5 Cara Cegah Covid-19 Saat Berolahraga di Gym. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

    Berita Terkini Selengkapnya