Juventus Belum Memiliki 'Otak' yang Bisa Mengatur Tempo Permainan dari Tengah

Meski langkah awal tampak menjanjikan, mantan pemain Bianconeri, Beniamino Vignola, menilai masih ada celah besar di dalam tim.

oleh Gia Yuda PradanaDiperbarui 07 Agustus 2025, 12:17 WIB
Para pemain Juventus berpose untuk foto tim jelang pertandingan Grup G Piala Dunia Antarklub melawan Al Ain di Washington, Rabu, 18 Juni 2025. (AP Photo/Nick Wass)

Liputan6.com, Jakarta Juventus kembali mencoba membangun ulang skuad mereka jelang musim baru. Igor Tudor ditunjuk sebagai pelatih tetap dan sejumlah rekrutan sudah mendarat di Turin.

Meski langkah awal tampak menjanjikan, mantan pemain Bianconeri, Beniamino Vignola, menilai masih ada celah besar di dalam tim. Menurutnya, Juventus belum memiliki pemain yang mampu mengatur keseimbangan permainan dari lini tengah.

Kehadiran pemain kunci di posisi tersebut bisa menjadi pembeda antara sukses dan kegagalan. Jika tidak segera diatasi, kekosongan ini berpotensi mengganggu performa Juventus sepanjang musim.


Vignola: Juve Butuh Gelandang Pengatur Ritme

Pelatih baru Juventus, Igor Tudor, memberikan arahan kepada Dusan Vlahovic dan Renato Veiga, saat melawan Genoa, pada laga Liga Italia, di Allianz Stadium, Turin, Minggu (30/3/2025) dini hari WIB. (AFP/Marco Bertorello)

Beniamino Vignola dengan tegas menyoroti kebutuhan Juventus akan gelandang yang bisa menjaga ritme dan keseimbangan tim. Ia menilai lini tengah saat ini belum memiliki sosok sentral yang bisa membangun permainan dari bawah.

“Kami butuh pemain kunci di lini tengah, yang bisa memberi keseimbangan dan menjadi pusat dalam membangun serangan,” ujar Vignola kepada Tuttojuve. Baginya, Juventus akan kesulitan bersaing tanpa kehadiran pemain dengan peran seperti itu.


Peran Bremer dan Kekuatan Bertahan

Aksi bek andalan Juventus, Gleison Bremer saat menghadapi Sassuolo dalam lanjutan Serie A 2023/2024. (MARCO BERTORELLO / AFP)

Vignola juga menekankan pentingnya peran Gleison Bremer di lini belakang. Bek asal Brasil itu sempat absen musim lalu dan kehadirannya sangat dirindukan oleh tim.

“Sementara rekrutan terpenting kami adalah Bremer di belakang, dia adalah kehilangan besar bagi kami musim lalu,” ucapnya. Kehadiran Bremer akan memperkuat fondasi pertahanan, tapi belum cukup menyelesaikan semua masalah.


Tudor dan Eksperimen di Sektor Sayap

Kenan Yildiz (kiri) dan Andrea Cambiaso dari Juventus berselebrasi dalam pertandingan Grup G Piala Dunia Antarklub antara Juventus dan Wydad Casablanca di Philadelphia, Minggu, 22 Juni 2025. (AP Photo/Chris Szagola)

Di sektor sayap, Vignola masih memberi ruang pada kreativitas Igor Tudor. Ia percaya sang pelatih bisa meracik sesuatu yang menarik dari opsi yang tersedia.

“Di sisi sayap, jika dipikir-pikir, Tudor mungkin bisa menemukan solusi,” tuturnya. Namun, ia menegaskan bahwa secara keseluruhan tim ini masih belum lengkap.


Bursa Transfer Menjadi Kunci

Logo dan ilustrasi Juventus. (AFP/Marco Bertorello)

Vignola percaya momen bursa transfer musim panas ini akan sangat menentukan arah Juventus. Tanpa penambahan pemain yang tepat, tim bisa kembali tampil di bawah ekspektasi.

Keseimbangan skuad menjadi kunci utama untuk kembali meraih prestasi. Sejauh ini, seperti disorot Vignola, Juventus belum memiliki 'otak' yang bisa mengatur tempo permainan dari tengah.

“Tim ini jelas masih butuh perbaikan,” katanya mengingatkan. Juventus harus bergerak cepat sebelum musim dimulai dan kesempatan berbenah tertutup.

Sumber: Tuttojuve, juvefc.com

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya