Ruben Amorim Terapkan Aturan Baru di Latihan MU, Apakah Itu?

Manchester United tengah memasuki era baru bersama manajer asal Portugal, Ruben Amorim. Setelah menggantikan Erik ten Hag pada November lalu, perjalanan awal Amorim di Old Trafford memang jauh dari kata mulus.

oleh Ari Rachman PrayogaDiterbitkan 07 Agustus 2025, 04:34 WIB
Manajer MU, Ruben Amorim, saat pimpin latihan tim untuk kali pertama pada hari Senin (18/11/2024). (X/Manchester United)

Liputan6.com, Jakarta Manchester United tengah memasuki era baru bersama manajer asal Portugal, Ruben Amorim. Setelah menggantikan Erik ten Hag pada November lalu, perjalanan awal Amorim di Old Trafford memang jauh dari kata mulus. Namun, memasuki pramusim 2025, suasana di kubu Setan Merah mulai menunjukkan tanda-tanda kebangkitan.

Salah satu perubahan mencolok yang diperkenalkan Amorim adalah aturan unik di sesi latihan: tim yang kalah wajib membereskan seluruh perlengkapan latihan hari itu.

Sebuah metode sederhana namun sarat makna, yang dirancang untuk menumbuhkan jiwa kompetitif dan rasa tanggung jawab dalam skuad.

"Semua pemain ingin menang, karena kalau kalah, kamilah yang harus beresin alat-alat latihan," ujar gelandang muda Toby Collyer, seperti dikutip The Athletic.

"Itu jadi semacam hukuman yang bikin semua lebih serius dan termotivasi."


Standar Latihan MU

Pelatih kepala Manchester United asal Portugal, Ruben Amorim, memimpin sesi latihan tim di Kompleks Latihan Carrington di Manchester, Inggris barat laut, pada 14 Mei 2025 dalam sesi media menjelang final Liga Europa UEFA melawan Tottenham Hotspur. Final Liga Europa UEFA akan berlangsung pada 21 Mei di Bilbao. (Oli SCARFF/AFP)

Gagasan ini sejalan dengan visi Amorim yang ingin menciptakan atmosfer latihan yang intens dan kompetitif. Bek kanan Diogo Dalot juga mengungkapkan bahwa standar latihan saat ini jauh lebih tinggi dibanding musim lalu.

"Kalau kamu mau bertahan di Manchester United, kamu harus bisa penuhi standar itu. Kalau tidak, klub ini bukan tempatmu. Pesannya sangat jelas," tegas pemain timnas Portugal tersebut.

Tak hanya soal mentalitas, Amorim juga fokus membenahi taktik permainan. Ia tetap setia pada formasi 3-4-3 andalannya, yang bahkan tak ia tinggalkan meski performa tim anjlok musim lalu.


Strategi Amorim

Pelatih Ruben Amorim yang didatangkan untuk menggantikan posisi Erik ten Hag pada November 2024 lalu gagal memperbaiki performa The Red Devils di kancah domestik. (Oli SCARFF/AFP)

Di latihan, ia terlihat detail saat melatih pertahanan, memindahkan para bek sesuai skema dengan menendang bola ke area tertentu, sementara para pengganti berdiri di belakang siap menggantikan peran.

Proses itu memang menguras waktu dan tenaga, namun Amorim percaya bahwa repetisi dan pemahaman taktik adalah kunci untuk membentuk skuad yang solid.

Di lini tengah, yang musim lalu kerap jadi titik lemah, Amorim yakin kini United bisa tampil dominan.

"Waktu latihan membuat semua gerakan jadi otomatis. Bahkan keputusan kecil seperti melompat atau tidak melompat bisa berdampak besar," ujarnya.

"Satu detik atau satu meter bisa menentukan, dan itu semua adalah perpaduan antara aspek taktik dan fisik."


Menanti Ujian Sesungguhnya untuk MU

Manchester United won the 2025 Premier League Summer Series despite a 2-2 draw in Everton's final match against Manchester United in Atlanta.

Pramusim United di Amerika Serikat menunjukkan sinyal positif. Mereka sukses menjuarai Premier League Summer Series setelah mengalahkan West Ham dan Bournemouth, serta bermain imbang melawan Everton. Namun, ujian sesungguhnya menanti di awal musim Premier League 2025/2026.

Setan Merah langsung dijadwalkan menghadapi Arsenal di Old Trafford, lalu bertandang ke markas Fulham. Setelah itu, mereka akan menjamu Burnley, sebelum menjalani laga berat di Etihad melawan Manchester City dan menghadapi Chelsea di kandang.

Rangkaian laga awal tersebut akan menjadi penentu: apakah metode dan filosofi Ruben Amorim benar-benar mulai mengakar di tubuh Manchester United? Hanya waktu yang akan menjawab.

Sumber: The Athletic

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya