Dedi Mulyadi akan Bangun 5 Tol Raksasa di Jabar, Ini Daftar dan Manfaatnya

Dedi Mulyadi menargetkan pada 2027 nanti, seluruh daerah di Jabar tersambung. Bukan cuma tol, tapi juga jalan nasional hingga jalan desa.

oleh Randy Ferdi FirdausDiperbarui 06 Agustus 2025, 13:45 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Dok. Humas Bappeda Provinsi Jawa Barat)

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menjanjikan lima proyek tol raksasa akan dibangun di wilayahnya. Tol ini akan memperkuat konektifitas antar wilayah Jawa Barat. Harapannya, menggerakkan ekonomi di daerah.

Dedi Mulyadi menargetkan pada 2027 nanti, seluruh daerah di Jabar tersambung. Bukan cuma tol, tapi juga jalan nasional hingga jalan desa.

"Target saya di 2027 seluruh jalan di Jawa Barat, jalan nasional, jalan tol, jalan provinsi, jalan kabupaten, dan jalan desa terkoneksi dengan baik dalam keadaan mulus dan nanti itu melahirkan sirkulasi ekonomi," ujar Dedi.

Setidaknya, terdapat lima proyek jalan tol raksasa yang sedang dipersiapkan dan akan mulai dibangun tahun 2026.

Proyek-proyek ini sudah masuk dalam tahap persiapan, termasuk kajian teknis dan proses pembebasan lahan yang ditargetkan rampung pada 2025. 

Ini 5 daftar tol yang bakal dibangun:

Daftar Tol

Sejumlah kendaraan memasuki gerbang tol Jagorawi, Jakarta, Rabu (8/7/2015). Pemerintah mulai Selasa (7/7) pukul 00.00 WIB memberikan diskon tarif seluruh ruas jalan tol sebesar 25-35 persen sampai Rabu (22/7) pukul 24.00 WIB. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

1. Tol Dalam Kota Bandung

Tol ini akan menghubungkan Pasteur – PHH Mustofa – Ujungberung – Gede Bage – Cileunyi. Jenis tol ini adalah tol layang dalam kota dengan akses cepat ke berbagai pusat aktivitas. Proyek dimulai pada 2026. Proyek ini diyakini menjadi solusi utama kemacetan di kota Bandung.

2. Tol Pasteur–Lembang

Tol ini akan menghubungkan Gerbang Tol Pasteur ke kawasan wisata Lembang. Jalur ini menjadi penting karena menjadi alternatif wisatawan menuju destinasi wisata favorit di Lembang.

Panjang tol diperkirakan mencapai 14–20 kilometer. Dengan dibangunnya tol ini, waktu tempuh Bandung–Lembang diprediksi bisa dipangkas hingga 50 persen.

Tol Puncak

Sejumlah kendaraan terjebak kemacetan panjang menuju jalur Puncak, Gadog, Bogor, Jawa Barat, Minggu (15/5/2022). Libur panjang Hari Raya Waisak menyebabkan volume kendaraan dari arah Jakarta menuju kawasan wisata Puncak terpantau padat. (merdeka.com/Arie Basuki)

3. Tol Puncak (Caringin–Cianjur)

Tol ini bakal menghubungkan kawasan Caringin (Bogor) dengan Cianjur. Diperkirakan panjang jalan bebas hambatan ini sekitar 51,8 km. Tol tersebut diharapkan dapat mengurangi kemacetan di jalur Puncak. Wilayah terhubung tol ini yakni Bogor – Cianjur – Cipanas – Cugenang.

4. Tol Sukabumi–Cianjur–Padalarang

Tol ini akan menghubungkan Sukabumi ke Ciranjang hingga Padalarang. Diperkirakan jalan ini terbentang sepanjang 45 kilometer.

Tol ini menghubungkan tol Bocimi dengan tol Cipularang. Tujuannya dibangun tol ini untuk mempermudah distribusi barang dari kawasan selatan Jabar ke Bandung dan Jakarta. Proyek ini merupakan kelanjutan dari Tol Bocimi yang saat ini sedang dalam tahap konstruksi.

5. Tol Getaci (Gedebage–Tasikmalaya–Ciamis)

Tol ini menghubungkan antara Gedebage (Bandung) hingga Ciamis. Panjang total tol ini diperkirakan lebih dari 206 Km. Pembangunan dilakukan bertahap.

Untuk projek awal, dimulai dari Gedebage–Garut–Tasikmalaya sepanjang 95 km. Nilai investasi tol ini diperkirakan mencapai Rp56,2 triliun.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya