Liputan6.com, Jakarta - XPeng Motors resmi memperkenalkan tampilan interior serta sederet fitur canggih dari sedan listrik terbarunya, XPeng P7, jelang peluncuran resminya pada 6 Agustus 2025. Mobil ini disiapkan sebagai penantang serius di segmen sedan listrik menengah ke atas, menghadirkan teknologi yang diklaim belum tersedia di kelasnya.
Salah satu sorotan utama adalah penggunaan layar Augmented Reality Head-Up Display (AR-HUD) berukuran 87 inci, yang disebut sebagai terbesar di segmennya.
Advertisement
Tak hanya itu, XPeng juga menyematkan teknologi kontrol Touch Pad pertama di dunia, memperkuat kesan futuristik di dalam kabin.
Interiornya dirancang menyerupai “pulau teknologi”, memadukan setir tiga palang dengan kenop putar, cluster digital serbaguna, dan layar infotainment berotasi tiga sumbu yang bisa merespons gerakan serta perintah suara termasuk ‘mengangguk’ saat memberikan respons.
Jok depan sport juga dibekali penyangga samping aktif yang bisa merespons hanya dalam 10 milidetik dan menyesuaikan posisi hingga 30 mm. Fitur kenyamanan lain meliputi pemanas, ventilasi, pijat, hingga akses bagasi via Touch Pad.
XPeng P7 juga menghadirkan desain eksterior ramping dengan nuansa sporty yang dikerjakan oleh desainer asal Prancis, Rafik Ferrag. Siluet fastback tetap dipertahankan, ditambah sayap belakang yang bisa terbuka otomatis.
Dimensi mobil ini cukup bongsor: panjang 5.017 mm, lebar 1.970 mm, tinggi 1.427 mm, dan jarak sumbu roda 3.008 mm.
Pilihan Performa dan Jarak Tempuh
Untuk performa, tersedia dua opsi penggerak:
- RWD (penggerak roda belakang): Motor tunggal 270 kW
- AWD (penggerak semua roda): Motor ganda (depan 167 kW + belakang 270 kW), total output 437 kW
Dua pilihan baterai juga disiapkan, yaitu 74,9 kWh dan 92,2 kWh, dengan klaim jarak tempuh berdasarkan standar CLTC:
- 702 km untuk versi RWD standar
- 820 km untuk RWD jarak jauh
- 750 km untuk versi AWD
Seluruh varian XPeng P7 akan mendukung arsitektur listrik 800V berbasis silicon carbide (SiC) dan pengisian cepat 5C. Teknologi ini memungkinkan pengisian daya super cepat, setara dengan XPeng G7 yang bisa menambah jarak tempuh hingga 436 km dalam 10 menit pengisian.
Baterai mobil ini dipasok oleh EVE Energy dan CALB (China Aviation Lithium Battery), namun ketersediaan bisa berbeda tergantung varian.
XPeng menyebut bahwa P7 ini telah dikembangkan selama lima tahun, melibatkan tim desain dari Tiongkok dan luar negeri. Mobil ini diposisikan untuk bersaing langsung dengan Tesla Model 3 dan Xiaomi SU7, mengandalkan keunggulan teknologi dan kenyamanan kabin sebagai nilai jual utama.
Dengan kehadiran XPeng P7, pasar mobil listrik di Asia termasuk Indonesia bisa semakin semarak, apalagi jika XPeng mulai ekspansi ke luar Tiongkok. Jika masuk ke Tanah Air, P7 berpotensi menarik minat kalangan muda perkotaan yang haus akan mobil listrik berfitur canggih dan tampilan futuristik.