Liputan6.com, Jakarta - Sebanyak 5.000 orang terdiri memecahkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) melalui aksi membatik massal di atas kantong semen, Sabtu (2/8/2025).
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan ulang tahun PT Indocement ke-50 yang digelar di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta.
Advertisement
Aksi membatik dilakukan secara serentak di atas kertas sak semen sepanjang 500 meter. Motif batik yang diangkat mencerminkan keberagaman budaya dari berbagai daerah di Indonesia.
“Batik adalah simbol budaya dan identitas Indonesia. Hari ini kami ingin menyatukan semangat itu dengan warisan industri, menggunakan media yang lekat dengan aktivitas kami sehari-hari: sak semen,” ujar Presiden Direktur PT Indocement, Christian Kartawijaya.
Ia menyebut kegiatan ini tidak hanya simbolis, tetapi sarat pesan tentang kolaborasi dan cinta terhadap budaya bangsa.
“Kami ingin agar perayaan 50 tahun ini menjadi milik semua keluarga besar Indocement, bukan hanya seremoni, tapi momen kebersamaan yang bersejarah,” tambahnya.
Pentas Senin dan Komunitas
Perwakilan dari MURI yang hadir langsung di lokasi menyatakan rekor ini sah dan belum pernah dilakukan sebelumnya di Indonesia. Piagam penghargaan pun diberikan secara resmi kepada manajemen.
Selain membatik, acara ini juga dimeriahkan dengan fun run, pertunjukan seni, serta peluncuran edisi khusus sak semen dan truk molen dalam rangka 50 tahun perusahaan.
Tak hanya itu, 50 seniman bersama 5 komunitas turut berpartisipasi dalam melukis di atas kantong semen sebagai bagian dari kolaborasi seni. Hasil karya tersebut akan digunakan dalam program penggalangan dana untuk membangun rumah layak bagi para tukang bangunan di berbagai daerah.
Acara ditutup dengan penampilan grup musik Project Pop yang membawakan sejumlah lagu populer, menghadirkan suasana hangat dan penuh semangat di penghujung hari.