FORNAS 2025 Munculkan Potensi Besar Budaya Olahraga di Masyarakat

Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Nasional 2025 baru saja ditutup 1 Agustus 2025 lalu. Banyak catatan menarik dari ajang dua tahunan ini.

oleh ThomasDiperbarui 04 Agustus 2025, 10:28 WIB
Pembukaan Festival Olahraga Masyarakat Nasional 2025

Liputan6.com, Jakarta- Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Nasional (FORNAS) VIII tahun 2025 sukses digelar di Nusa Tenggara Barat (NTB) dari 26 Juli sampai 1 Agustus 2025. Kesuksesan penyelenggaraan FORNAS 2025 bukan saja menjadi garda namun juga motivator olahraga dalam budaya Indonesia untuk menembus dunia.

Wakil Ketua Penyelengara Fornas VIII NTB 2025, Kanjeng Pangeran Tedjodiningrat Broto Asmoro mengemukakan, meskipun Fornas VIII telah berakhir namun bukan berarti padam pula semangat untuk membangun dan mengangkat olahraga masyarakat benar-benar menjadi kebanggaan di negeri sendiri sebagai pondasi kuat untuk tinggal landas menembus dunia.

“FORNAS VIII membuktikan bahwa olahraga masyarakat adalah perpanjangan dari kebudayaan bangsa. Dari arena lomba panahan tradisional hingga parade budaya dalam pembukaan, kita menyaksikan bagaimana kearifan lokal menjelma menjadi bagian integral dari identitas olahraga Indonesia,” kata Kanjeng Pangeran Tedjodiningrat Broto Asmoro yang biasa disapa maskanjeng.

Menurutnya, lonjakan pendatang mencapai 80.000 orang yang hadir di NTB selama FORNAS VIII membuktikan semakin banyak masyarakat Indonesia peduli dengan pelestarian budaya dalam olahraga tradisional.

Potensi ini, bisa menjadi modal kuat budaya olahraga di dalam masyarakat dan bisa menjadi tuan rumah di negri sendiri. Dengan tumbuh kuatnya olahraga masyarakat yang didominasi permainan tradisional yang tumbuh di daerah-daerah se-Nusantara menjadi kekuatan untuk melebarkan sayap ke dunia internasional.

“Olahraga budaya leluhur Indonesia yaitu Pencak Silat sudah mampu mendunia dengan telah ditetapkan oleh UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda Dunia. Langkah Pencak Silat ini tentu bisa disusul oleh olahraga budaya Indonesia lainnya yang kini tampil di FORNAS. Ada panahan tradisonal, tarik tambang, balap enggrang sampai balap kuda tanpa pelana dan lain-lain. Tugas kita bersama untuk mengangkat olahraga budaya masyarakat Indonesia go internasional seperti karate dan judo dari Jepang, taekwondo dari Korea dan wushu dari China,” ungkapnya.


FORNAS 2025 Sukses Besar

Pembukaan Festival Olahraga Masyarakat Nasional 2025

Filosofi “Kalah Menang Semua Senang” yang diusung FORNAS VIII bukanlah jargon kosong. “Ini adalah nilai luhur bangsa yang menjunjung tinggi sportivitas di atas ego, dan kebersamaan di atas podium,” tuturnya.

Lanjut Baca:

Geliat Fornas VIII di NTB dari 26 Juli – 1 Agustus 2025 yang mempertandingkan 72 Induk Organisasi Olahraga (INORGA) dan antusias masyarakat yang hadir, menurut Maskanjeng membuktikan, semakin banyak masyarakat Indonesia menjadikan olahraga itu sebagai gaya hidup. Dia berharap persembahan nyata dari olahraga budaya masyarakat ini akan ikut mendukung peningkatkan angka kesehatan masyarakat. “Dari sisi ekonomi, FORNAS VIII mencatatkan capaian luar biasa. diperkirakan akan terjadi perputaran nilai ekonomi pariwisata sebesar Rp 800 miliar dan terciptanya 9.800 lapangan kerja sementara selama penyelenggaraan (Panitia FORNAS VIII, 2025). Ini menunjukkan bahwa olahraga masyarakat bukan hanya menyehatkan tubuh, tetapi juga menyegarkan ekonomi lokal,”

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya