Ini Spesifikasi Pesawat yang Jatuh di Area Pemakaman Ciampea Bogor

Pesawat latih yang dioperasionalkan oleh Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) jatuh di area pemakaman kawasan Ciampea, Bogor, Jawa Barat (Jawa Barat). Pesawat tersebut diketahui bernomor seri PK-S216.

oleh Muhammad Radityo PriyasmoroDiperbarui 03 Agustus 2025, 14:03 WIB
Pesawat Latih Jatuh di Ciampea Bogor (Achmad Sudarno/Liputan6.com)

Liputan6.com, Jakarta Pesawat latih yang dioperasionalkan oleh Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) jatuh di area pemakaman kawasan Ciampea, Bogor, Jawa Barat (Jawa Barat). Pesawat tersebut diketahui bernomor seri PK-S216.

Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispen AU) Marsekal Pertama (Marsma) TNI I Nyoman Suadnyana menuturkan spesifikasi pesawat adalah Microlight Fixedwing Quicksilver GT500.

"Pesawat latih sipil Microlight Fixedwing Quicksilver GT500, register PK-S126 milik Federasi Aero Sport Indonesia (FASI)," kata I Nyoman kepada wartawan, Minggu (3/8).

Berdasarkan foto yang diterima, pesawat tersebut berwarna putih dengan stip oranye. Kondisi pesawat ringsek.

I Nyoman Suadnyana menuturkan, pesawat terbang dari Lapangan Udara (Lanud) Atang Sendjaja (ATS) Bogor.

"Informasinya sementara demikian, pesawat FASI terbang dari lanud ATS melaksanakan training, biasa training latihan, tadi pagi insiden lah," ucap Nyoman Suadnyana.

Saat ini, pihaknya masih melakukan penyelidikan dan investigasi atas kejadian tersebut. Kejadian itu disebutnya terjadi sekira pukul 10.00 WIB.

Marsma TNI Fajar Adrianto Jadi Korban

Akibat insiden tersebut, sang pilot Marsma TNI Fajar Adrianto dilaporkan gugur.

"Satu gugur atas nama Marsma TNI Fajar Adrianto," kata I Nyoman.

Nyoman membenarkan, Fajar yang dimaksud adalah mantan kepala dinas penerangan TNI AU. Menurut dia, sampai saat ini Fajar memang dikenal sebagai penerbang aktif di Federasi Aero Sport Indonesia (FASI).

"Betul mantan Kadispen. Beliau memang aktif terbang di FASI," imbuhnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya