Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah pada 28 Juli-1 Agustus 2025. Di tengah koreksi, 10 saham catat kenaikan besar atau top gainers selama sepekan.
Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Sabtu (1/8/2025), IHSG turun 0,08% ke posisi 7.537,76 selama sepekan. Kondisi ini berbeda dari pekan lalu saat IHSG naik 3,17% ke posisi 7.543,50.
Advertisement
Sementara itu, kapitalisasi pasar naik 3,37% menjadi Rp 13.559 triliun dari pekan lalu Rp 13.519 triliun. Kenaikan juga terjadi pada rata-rata volume transaksi harian yang susut 18,80% menjadi 32,55 miliar saham dari pekan lalu 27,40 miliar saham.Rata-rata frekuensi transaksi harian bertambah 2,44% menjadi 1,77 juta kali transaksi dari 1,73 juta kali transaksi.
Namun, rata-rata nilai transaksi harian merosot 0,26% menjadi Rp 16,05 triliun dari Rp 16,09 triliun pada pekan lalu. Selama sepekan, aksi jual saham oleh investor asing tembus Rp 2,34 triliun. Pada pekan lalu, investor aisng lepas saham Rp 134,79 miliar.
Di tengah koreksi IHSG, 10 saham mencatat kenaikan besar atau top gainers selama sepekan. Berikut 10 saham top gainers berdasarkan data BEI:
1.PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) naik 95,49% menjadi Rp 260 per saham dari pekan lalu Rp 133 per saham.
2.PT Era Mandiri Cemerlang Tbk (IKAN) naik 87,30% menjadi Rp 118 per saham dari pekan lalu Rp 63 per saham.
3.PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) naik 74,39% menjadi Rp715 per saham dari pekan lalu Rp 410 per saham.
4.PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) naik 65,12% menjadi Rp 426 per saham dari pekan lalu Rp 258 per saham.
5.PT Saraswanti Indoland Development Tbk (SWID) naik 58,33% menjadi Rp 95 per saham dari pekan lalu Rp 60 per saham.
6.PT Jasnita Telekomindo Tbk (JAST) naik 57,14% menjadi Rp 99 per saham dari pekan lalu Rp 63 per saham.
7.PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) naik 55,74% menjadi Rp 1.425 per saham dari pekan lalu Rp 915 per saham.
8.PT Dharma Samudera Fishing Industris Tbk (DSFI) naik 54,55% menjadi Rp 85 per saham dari pekan lalu Rp 55 per saham.
9.PT Futura Energi Global Tbk (FUTR) naik 49,06% menjadi Rp 79 per saham dari pekan lalu Rp 53 per saham.
10.PT Citra Putra Realty Tbk (CLAY) naik 45,95% menjadi Rp 1.350 per saham dari pekan lalu Rp 925 per saham.
Top Losers Sepekan
Selain itu, berikut 10 saham yang alami top losers atau koreksi tajam selama sepekan, berdasarkan data BEI:
1.PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA)
Saham SMMA merosot 32,77% menjadi Rp 15.375 per saham dari pekan lalu Rp 22.700 per saham.
2.PT Maharaksa Biru Energi Tbk (OASA)
Saham OASA turun 28,64% menjadi Rp 147 per saham dari pekan lalu Rp 206 per saham.
3.PT Fuji Finance Indonesia Tbk (FUJI)
Saham FUJI turun 17,34% menjadi Rp 410 per saham dari pekan lalu Rp 496 per saham.
4.PT Ancora Indonesia Resources Tbk (OKAS)
Saham OKAS turun 16,67% menjadi Rp 220 per saham dari pekan lalu Rp 264 per saham.
5.PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS)
Saham MBSS turun 16,29% menjadi Rp 1.465 per saham dari pekan lalu Rp 1.750 per saham.
6.PT Sunindo Pratama Tbk (SUNI)
Saham SUNI turun 15,73% menjadi Rp 750 per saham dari pekan lalu Rp 890 per saham.
7.PT Kian Santang Muliatama Tbk (RGAS)
Saham RGAS turun 15,27% menjadi Rp 111 per saham dari pekan lalu Rp 131 per saham.
8.PT Hillcon Tbk (HILL)
Saham HILL turun 15,08% menjadi Rp 214 per saham dari pekan lalu Rp 252 per saham.
9.PT FKS Food Sejahtera Tbk (AISA)
Saham AISA turun 14,97% menjadi Rp 125 per saham dari pekan lalu Rp 147 per saham.
10.PT Merry Riana Edukasi Tbk (MERI)
Saham MERI turun 14,20% menjadi Rp 302 per saham dari pekan lalu Rp 352 per saham
IHSG Pekan Lalu
Sebelumnya, gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menyentuh posisi tertinggi pada 2025. IHSG melesat signifikan pada periode 21-25 Juli 2025 didorong sejumlah sentimen termasuk tarif dagang.
Mengutip Bursa Efek Indonesia (BEI), Sabtu (26/7/2025), IHSG melompat 3,17% menjadi 7.543,50 pada penutupan perdagangan Jumat, 25 Juli 2025. Posisi IHSG tersebut merupakan rekor tertinggi saham 2025. Pada pekan lalu, kenaikan IHSG lebih besar yang mencapai 3,75% ke posisi 7.311,91.
Selain itu, pekan ini, kapitalisasi pasar BEI juga menyentuh posisi tertinggi di Rp 13.519 triliun. Kapitalisasi pasar naik 3,37% dari Rp 13.079 triliun pada pekan lalu.
Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, kenaikan IHSG didorong sejumlah faktor. Pertama, tarif dagang. Amerika Serikat (AS) sudah mengeluarkan kerangka negosiasi akan persetujuan tarif dagang atas Indonesia. “Di sisi lain juga terdapat kesepakatan negosiasi akan tarif dagang Amerika Serikat-Jepang yang membuat bursa regional Asia menguat,” kata Herditya saat dihubungi Liputan6.com.
Kedua, ada aliran dana asing masuk ke pasar saham Indonesia sekitar Rp 300 miliar. "Ketiga,penguatan IHSG juga didorong oleh emiten konglomerasi Prajogo Pangestu dan juga emiten perbankan,” kata Herditya.
Sementara itu, rata-rata volume transaksi harian bursa bertambah 6,4% menjadi 27,40 miliar saham dari 25,75 miliar saham pada pekan lalu. Rata-rata frekuensi transaksi harian naik 2,31% dari 1,69 juta kali transaksi pada pekan lalu menjadi 1,73 juta kali transaksi.
Kemudian rata-rata nilai transaksi harian merosot 3,19% menjadi Rp 16,09 triliun dari Rp 16,62 triliun pada pekan lalu. Investor asing melepas saham Rp 134,79 miliar pekan lalu dari periode sama sebelumnya Rp 1,63 triliun.