Dua Tahun Diselidiki FA, Lucas Paqueta Akhirnya Bersih dari Kasus Pengaturan Kartu

Lucas Paqueta resmi dibebaskan dari tuduhan spot-fixing oleh FA setelah dua tahun penyelidikan. Namun ia tetap dinyatakan bersalah atas pelanggaran administratif.

oleh Richard Andreas LuturmasDiperbarui 01 Agustus 2025, 11:44 WIB
Gelandang West Ham United Lucas Paqueta (kanan) mencetak gol pembuka meelwati kiper Olympiacos, Alexandros Paschalakis dalam pekan ke-4 di ajang UEFA Europa League di London Stadium, Jumat (10/11/2023). (AP Photo/Kirsty Wigglesworth)

Liputan6.com, Jakarta Lucas Paqueta akhirnya bisa bernapas lega setelah dua tahun hidup dalam ketidakpastian. Gelandang West Ham itu dinyatakan tidak bersalah atas tuduhan spot-fixing yang bisa saja menghancurkan kariernya. Keputusan ini diambil oleh komisi independen yang menangani kasus tersebut.

Kasus yang bermula sejak Agustus 2023 itu menempatkan Paqueta di tengah badai tuduhan serius. Ia dituduh sengaja menerima kartu kuning demi mempengaruhi pasar taruhan, dengan ancaman hukuman larangan bermain seumur hidup. Namun, setelah menjalani sidang regulasi, empat tuduhan utama terhadapnya dinyatakan tidak terbukti.

Meski begitu, Paqueta masih menghadapi konsekuensi atas dua pelanggaran administratif karena tidak bekerja sama penuh dalam penyelidikan. Komisi kini sedang mempertimbangkan sanksi yang tepat untuk pelanggaran tersebut.


Dibebaskan dari Tuduhan Spot-Fixing

Pemain West Ham United, Lucas Paqueta, mengontrol bola dibayangi pemain MU dalam laga pekan ke-35 Premier League 2022/2023 yang berlangsung di London Stadium, Senin (8/5/2023) dini hari. (AFP/Ian Kington)

Empat tuduhan utama terhadap Lucas Paqueta berkaitan dengan pertandingan Liga Inggris antara November 2022 hingga Agustus 2023. Ia dituduh sengaja melakukan pelanggaran agar mendapat kartu kuning dalam laga melawan Leicester, Aston Villa, Leeds United, dan Bournemouth.

FA menganggap tindakan tersebut dilakukan untuk mempengaruhi pasar taruhan, dan sempat mengancam hukuman larangan bermain seumur hidup. Namun komisi independen akhirnya menyatakan semua tuduhan tersebut tidak terbukti.

Paqueta langsung mengungkapkan rasa syukurnya atas hasil ini, menyebut dirinya tak bersalah sejak awal. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada keluarga, klub, penggemar, dan tim hukumnya atas dukungan selama proses panjang tersebut.


Masih Bisa Disanksi karena Tak Kooperatif

Pemain Brasil, Lucas Paqueta merayakan gol keempat timnya ke gawang Korea Selatan saat laga 16 besar Piala Dunia 2022 yang berlangsung di 974 Stadium, Selasa (06/12/2022). (AP/Manu Fernandez)

Meski bebas dari tuduhan utama, Paqueta tetap dinyatakan melanggar aturan FA karena tidak kooperatif. Ia dua kali dianggap gagal memenuhi permintaan informasi dan dokumen sesuai aturan F2 dan F3 FA.

Ia menyangkal pelanggaran ini, namun komisi menyatakan dua tuduhan administratif tersebut terbukti. Sanksi atas pelanggaran ini akan diputuskan dalam waktu dekat oleh komisi terkait.

Pihak FA sendiri menyatakan masih menunggu dokumen resmi alasan keputusan sebelum memberi komentar lebih lanjut. West Ham pun menyambut baik keputusan pembebasan Paqueta dan menyatakan dukungan penuh selama proses berlangsung.


Karier Paqueta dan Dampak Investigasi

Lucas Paqueta direkrut West Ham dari Lyon pada Agustus 2022 dengan nilai awal 36,5 juta pounds. Ia langsung membantu klub menjuarai Europa Conference League pada musim debutnya. Pada musim 2024/2025, ia mencetak empat gol dalam 33 penampilan di Premier League.

Lanjut Baca:

Namun, penyelidikan FA membuyarkan peluang besar Paqueta. Ia dikabarkan hampir bergabung dengan Manchester City dalam transfer senilai 85 juta pounds sebelum investigasi mengemuka. Pengacaranya mengatakan kemungkinan ada implikasi hukum atas batalnya transfer tersebut. Wakil Ketua West Ham, Karren Brady, menyebut Paqueta telah bersikap profesional sepanjang proses dan kini siap melanjutkan kariernya. Paqueta sendiri berharap bisa kembali bermain dengan senyum dan tanpa beban.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya