Beberapa Paus Sperma Terdampar di Pantai Heisaura Jepang, Efek Gempa dan Tsunami Rusia?

oleh Helmi FithriansyahDiterbitkan 31 Juli 2025, 15:00 WIB
Paus Sperma Terdampar di Pantai Heisaura Jepang
Beberapa ekor paus sperma terdampar di Pantai Hirasuna, Prefektur Chiba, Jepang, sejak Rabu (30/7/2025). Paus-paus yang terdampar tersebut dilaporkan tidak dapat kembali meskipun terjadi pasang air laut. Terdamparnya paus sperma di Pantai Hirasuna, Prefektur Chiba tersebut diduga akibat gelombang tsunami menerjang kawasan tersebut. Sebelumnya, gelombang tsunami di wilayah tersebut dipicu oleh gempa bumi dahsyat berkekuatan magnitudo 8,7 yang mengguncang lepas pantai timur Rusia. Pihak berwenang dan relawan setempat masih berupaya mencari penyebab utama terdamparnya paus sperma di Pantai Hirasuna, Prefektur Chiba, Jepang.
Orang-orang melihat paus sperma yang mati di Pantai Heisaura, kota Tateyama, Prefektur Chiba, Jepang pada 31 Juli 2025. (Philip FONG/AFP)
Beberapa ekor paus sperma terdampar di Pantai Hirasuna, Prefektur Chiba, Jepang, sejak Rabu (30/7/2025). (Philip FONG/AFP)
Paus-paus yang terdampar tersebut dilaporkan tidak dapat kembali meskipun terjadi pasang air laut. (Philip FONG/AFP)
Terdamparnya paus sperma di Pantai Hirasuna, Prefektur Chiba tersebut diduga akibat gelombang tsunami menerjang kawasan tersebut. (Philip FONG/AFP)
Meski demikian, masih belum bisa dipastikan apakah paus-paus tersebut terdampak karena efek tsunami. (Philip FONG/AFP)
Sebelumnya, gelombang tsunami di wilayah tersebut dipicu oleh gempa bumi dahsyat berkekuatan magnitudo 8,7 yang mengguncang lepas pantai timur Rusia. (Philip FONG/AFP)
Pihak berwenang dan relawan setempat masih berupaya mencari penyebab utama terdamparnya paus sperma di Pantai Hirasuna, Prefektur Chiba, Jepang. (Philip FONG/AFP)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya