Agustus, Bulan Big Sale Barcelona

Klub asal Catalan itu masih belum menyelesaikan pembangunan skuad dan registrasi pemain di tengah persoalan finansial yang belum kunjung reda.

oleh Gia Yuda PradanaDiperbarui 31 Juli 2025, 14:23 WIB
Bek Barcelona asal Prancis, Jules Kounde, bek Barcelona asal Spanyol, Gerard Martin, dan bek Barcelona asal Uruguay #04, Ronald Federico Araujo da Silva, bereaksi setelah Liga Champions UEFA Pertandingan sepak bola leg kedua perempat final antara BVB Borussia Dortmund dan FC Barcelona di Dortmund, Jerman Barat pada 15 April 2025. (Pau BARRENA/AFP)

Liputan6.com, Jakarta Barcelona menghadapi bulan Agustus dengan tekanan berat. Klub asal Catalan itu masih belum menyelesaikan pembangunan skuad dan registrasi pemain di tengah persoalan finansial yang belum kunjung reda.

Situasi ini diperparah dengan proyek renovasi Camp Nou yang molor dari jadwal, membuat kondisi ekonomi klub kian terjepit.

Untuk mengatasi problem tersebut, Barcelona berharap bisa kembali menerapkan aturan 1:1 dalam pendaftaran pemain melalui aktivasi beberapa ‘tuas ekonomi’. Absennya Marc-Andre ter Stegen pun bisa dijadikan celah untuk mendaftarkan pemain baru.

Namun, andai tuas ekonomi tak kunjung bisa diakses, klub berpotensi melepas pemain-pemain penting dalam waktu dekat.


Cuci Gudang Barcelona

Bek Barcelona, Andreas Christensen bereaksi usai bertanding melawan Manchester United pada pertandingan leg kedua playoff Liga Europa stadion Old Trafford di Manchester, Inggris, Jumat (24/2/2023). Barcelona kalah dari Manchester dengan skor 2-1. (AFP/Oli Scarff)

Laporan terbaru dari SPORT mengatakan bahwa Barcelona kini menatap kemungkinan big sale, alias cuci gudang, pada bulan Agustus. Hal ini menjadi opsi realistis apabila strategi penghematan dan pemangkasan gaji belum cukup memenuhi aturan keuangan La Liga.

Meski klub percaya diri langkah efisiensi yang ada bisa menolong, ketidakpastian masih menyelimuti situasi. Pilihan untuk menjadikan gaji ter Stegen sebagai ‘tuas’ bisa memicu konflik lebih besar dengan sang pemain, yang hubungannya dengan manajemen sudah merenggang.

Dalam skenario terburuk, penjualan pemain bernilai tinggi bisa jadi solusi instan untuk mengatasi krisis ini. Selain menyelamatkan neraca keuangan, langkah itu bisa membuka jalan untuk mendatangkan satu pemain tambahan sebelum bursa transfer ditutup.


Siapa Saja yang Masuk Daftar Jual?

Gelandang Barcelona asal Spanyol #16, Fermin Lopez, bereaksi setelah gagal mencetak gol selama pertandingan leg pertama perempat final Liga Champions UEFA antara FC Barcelona dan BVB Borussia Dortmund di Estadi Olimpic Lluis Companys di Barcelona, Kamis dini hari WIB (10-4-2025). (LLUIS GENE/AFP)

Deco dan jajaran direksi telah menyusun daftar pemain yang bisa dilepas. Yang terutama adalah mereka yang tak masuk rencana utama Hansi Flick.

Nama-nama seperti Andreas Christensen, Oriol Romeu, hingga Ronald Araujo dan Fermin Lopez masuk dalam daftar tersebut.

Meski membujuk pemain untuk pergi bukan perkara mudah, Barcelona harus menemukan jalan keluar sesegera mungkin. Jika tidak, upaya meraih stabilitas ekonomi dan sportif akan kembali tersendat di musim baru.

Sumber: SPORT, Barca Universal

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya