Marc-Andre Ter Stegen Akhirnya Buka Suara Soal Hubungannya dengan Barcelona

Beberapa laporan menyebut ada ketegangan antara Marc-Andre Ter Stegen dan manajemen Barcelona. Namun, Ter Stegen akhirnya buka suara untuk meluruskan semuanya.

oleh Aga Deta AndityaDiperbarui 29 Juli 2025, 14:20 WIB
Marc-Andre ter Stegen. Kiper asal Jerman berusia 30 tahun yang telah 8 musim memperkuat Barcelona ini pada musim 2021/2022 lalu total kebobolan sebanyak 57 gol dari 48 laga di semua ajang dan hanya 15 kali melakukan clean sheet. Sementara pada musim 2020/2021 lalu ia kebobolan lebih sedikit, 50 gol dari 41 laga di semua ajang dan sukses mencatat 14 kali clean sheet. Barcelona dibawanya finis di posisi kedua klasemen akhir La Liga 2021/2022 di bawah Real Madrid. (AFP/Andreas Solaro)

Liputan6.com, Jakarta Marc-Andre ter Stegen tengah bersiap menjalani operasi untuk mengatasi cedera punggungnya. Operasi tersebut akan dilakukan di Bordeaux, Prancis.

Sang penjaga gawang sekaligus kapten Barcelona itu sudah absen sejak awal pramusim. Ia bahkan tidak ikut dalam tur Asia bersama skuad utama El Barca.

Kondisi Ter Stegen menjadi perhatian besar, terutama menjelang dimulainya musim baru. Belum lagi, muncul isu tak sedap terkait hubungannya dengan klub.

Beberapa laporan menyebut ada ketegangan antara Ter Stegen dan manajemen Barcelona. Bahkan, sempat dikabarkan status kaptennya akan dicabut.

Namun, Ter Stegen akhirnya buka suara untuk meluruskan semuanya. Ia menegaskan hubungannya dengan klub masih berjalan baik.


Bantah Isu Retaknya Hubungan dengan Klub

Marc-Andre ter Stegen yang kini tengah menjalani musim ke-10 bersama Barcelona juga tercatat pernah membela Timnas Jerman U-17 bersama Mario Goetze saat berlaga pada ajang Piala Dunia U-17 edisi 2009 di Nigeria. Selain Barcelona, ia juga sempat berseragam Borussia Monchengladbach usai tampil di Piala Dunia U-17 2009. (AFP/Josep Lago)

Marc-Andre ter Stegen akhirnya menyampaikan kondisi terkini terkait hubungannya dengan Barcelona. Kiper asal Jerman itu membantah keras kabar adanya ketegangan dengan manajemen klub.

Sebelumnya, laporan media Spanyol menyebut bahwa pihak klub mempertimbangkan mencopot ban kapten dari lengan Ter Stegen. Hal itu diduga karena sang pemain menolak meninggalkan klub di tengah cedera yang dideritanya.

"Hubungan saya dengan klub baik, selalu baik, tidak ada yang berubah," ucap Ter Stegen saat ditemui di Bandara El Prat, dikutip dari SPORT.


Siap Jalani Operasi di Bordeaux

Marc-Andre ter Stegen. Kiper asal Jerman berusia 29 tahun ini kini memasuki musim ke-8 bersama Barcelona. Ia didatangkan dari Borussia Moenchengladbach pada awal musim 2014/2015. Total telah tampil dalam 278 laga di semua kompetisi. (Foto: AFP/John MacDougall)

Setelah menjalani masa pemulihan tanpa hasil signifikan, Ter Stegen akan menjalani operasi punggung. Operasi tersebut dijadwalkan berlangsung di Klinik Olahraga Bordeaux Merignac pada hari Selasa waktu setempat.

Pihak klub sebelumnya mengonfirmasi bahwa sang pemain telah mengalami masalah punggung sejak awal pramusim. Karena itu, ia absen dari latihan dan tidak ikut tur ke Asia.

"Kalau sampai harus operasi, artinya memang ada yang tidak beres, bukan begitu?" ujar Ter Stegen sambil tersenyum, seperti dikutip dari SPORT.

Operasi ini diharapkan bisa mengakhiri gangguan pada bagian punggung bawahnya yang kerap kambuh dalam beberapa bulan terakhir.


Perkiraan Absen Tiga Bulan, Tapi Bisa Lebih Lama

Selebrasi kiper Barcelona, Marc-Andre ter Stegen saat menghadapi Real Madrid pada laga Liga Spanyol 2022/2023 di Camp Nou Stadium, Barcelona (19/3/2023). Marc-Andre ter Stegen didatangkan Barcelona sejak awal musim 2014/2015. Ia baru menjadi pilihan utama di posisi penjaga gawang pada musim ketiganya hingga kini dan telah memainkan 376 laga di semua ajang dengan torehan 157 kali clean sheet dan kebobolan 367 gol. (AFP/Josep Lago)

Sebelum menjalani operasi, Ter Stegen memperkirakan ia akan absen sekitar tiga bulan. Estimasi itu ia sampaikan sendiri dalam beberapa kesempatan sebelumnya.

Namun, tim medis Barcelona memiliki pandangan berbeda. Mereka memperkirakan proses pemulihan bisa memakan waktu lebih lama.

Meski begitu, SPORT melaporkan bahwa dokter klub dan pakar medis memperkirakan masa absen bisa mencapai empat hingga lima bulan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya