Berisiko Buat Manchester United, Ruben Amorim Nekat Ingin Lepas Gelandang Demi Tambahan Pemain

Manchester United telah memutuskan untuk meminjamkan pemain muda ini agar bisa memberi ruang bagi tambahan pemain di lini tengah, meski ada risiko yang harus dihadapi tim.

oleh Achmad Yani YustiawanDiperbarui 01 Agustus 2025, 00:04 WIB
Pelatih Manchester United, Ruben Amorim memberikan tepuk tangan setelah timnya kalah dari West Ham United dalam laga lanjutan Liga Inggris 2024/2025 di Old Trafford, Manchester, Inggris, Minggu (11/05/2025) waktu setempat. (AFP/Oli Scarff)

Liputan6.com, Jakarta Manchester United berharap tur pramusim yang tengah mereka lakoni di Amerika Serikat dapat membantu klub mempersiapkan diri secara efektif untuk musim mendatang. Meskipun performa Setan Merah sejauh ini masih beragam.

MU berhasil mengalahkan West Ham United 2-1 pada Minggu kemarin, tapi bermain imbang 0-0 dengan Leeds United pada 19 Juli 2025 lalu. Namun, perlu dicatat bahwa pemain yang direkrut musim panas, Bryan Mbeumo, belum bermain untuk pelatih Ruben Amorim.

Meskipun banyak penggemar berpendapat bahwa tim akan mendapatkan dorongan signifikan dengan kedatangan seorang gelandang, MU mungkin harus melepas gelandang yang ada saat ini sebelum menambah pemain.

The Manchester Evening News melaporkan bahwa Toby Collyer yang berusia 21 tahun telah dipertimbangkan untuk dipinjamkan meskipun ia ingin tetap di Old Trafford untuk memperebutkan posisi starter.

Collyer adalah salah satu dari lima pilihan lini tengah bersama Manuel Ugarte, Casemiro, Kobbie Mainoo, dan Bruno Fernandes, dan dia bisa dibilang yang paling energik di antara mereka.


Sistem Amorim Rentan Serangan Balik Lawan

Aksi Toby Collyer saat membela Manchester United melawan Liverpool dalam uji coba di Amerika Serikat, 3 Agustus 2024. )Jacob Kupferman / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP)

Jika pemain muda itu pergi, Setan Merah akan kekurangan atletis di lini tengah, yang dapat membuat sistem 3-4-3 Amorim rentan terhadap serangan balik lawan yang dihadapinya.

Fisik merupakan faktor yang semakin penting bagi tim-tim papan atas ketika bersaing memperebutkan gelar juara. Ini akan berisiko untuk mengandalkan Casemiro yang berusia 33 tahun, Fernandes yang berusia 30 tahun, dan Ugarte yang tidak konsisten.

Mainoo mampu memberikan keuletan di lini tengah, meskipun keahlian teknis dan kemampuannya yang berfokus pada penyerangan mungkin lebih cocok untuk peran box-to-box dalam formasi tiga pemain.


Kesulitan Bermain di Lini Tengah

Pelatih Manchester United asal Portugal, Ruben Amorim (kanan), menyaksikan penyerang Manchester United asal Belanda #11, Joshua Zirkzee (kiri), meninggalkan lapangan setelah digantikan oleh gelandang Manchester United asal Inggris #37, Kobbie Mainoo, selama pertandingan Liga Primer Inggris antara Manchester United dan Newcastle United di Old Trafford di Manchester, Inggris barat laut, Selasa dini hari WIB (31-12-2024). (Darren Staples/AFP)

Siapa yang harus diincar Amorim di lini tengah? United sempat dikaitkan dengan Ederson dari Atalanta BC. Pemain Brasil ini memiliki fisik yang mengesankan, dengan pemain berusia 26 tahun ini memiliki kemiripan dengan Declan Rice dari Arsenal.

Bintang Serie A ini terkadang kesulitan ketika diminta bermain di tengah tekanan yang agresif, dan ia bisa menghadapi kesulitan di Liga Primer mengingat ritme kompetisi yang cepat dan seringkali tanpa ampun.


Punya Potensi Penguasaan Bola

Pelatih kepala Manchester United asal Portugal, Ruben Amorim, memimpin sesi latihan tim di Kompleks Latihan Carrington di Manchester, Inggris barat laut, pada 14 Mei 2025 dalam sesi media menjelang final Liga Europa UEFA melawan Tottenham Hotspur. Final Liga Europa UEFA akan berlangsung pada 21 Mei di Bilbao. (Oli SCARFF/AFP)

MU telah mendatangkan dua pemain penting musim panas ini - Matheus Cunha dan Mbeumo - dan keduanya bisa dibilang menjadi incaran karena pengalaman mereka yang signifikan di kasta tertinggi Inggris.

Carlos Baleba dari Brighton & Hove Albion telah menunjukkan potensi dalam penguasaan bola, dan ia berbakat secara atletis, meskipun The Seagulls kemungkinan akan terbukti menjadi negosiator yang tangguh.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terbaru

    Berita Terkini Selengkapnya