Fantastic Four Bangkitkan Marvel, Raup USD 218 Juta di Akhir Pekan Perdana

Setelah serangkaian film yang menuai kritik, Marvel akhirnya bangkit lewat Fantastic Four: First Steps, meraih USD 218 juta di akhir pekan pembukaannya dan membuktikan bahwa kualitas tetap jadi kunci sukses box office.

oleh Nadjwa Dwi YulianitaDiterbitkan 28 Juli 2025, 20:00 WIB
The film 'The Fantastic Four: First Steps' will feature two crucial Fantastic Four post-credit scenes that hint at the future of the MCU!

Liputan6.com, Jakarta - Dalam waktu kurang dari sebulan, dua film adaptasi komik berhasil menembus angka penjualan tiket di atas USD 100 juta atau kurang lebih Rp 1,6 triliun (estimasi kurs Rp 16.372 per USD) pada akhir pekan pembukaannya. Setelah film Superman yang dirilis Warner Bros. Discovery di bawah kepemimpinan baru James Gunn dan Peter Safran, kini giliran Marvel dan Disney menunjukkan taringnya lewat Fantastic Four: First Steps.

Film tersebut sukses mengantongi USD 118 juta atau Rp 1,93 triliun hanya dalam tiga hari pertama penayangan di bioskop Amerika Utara. Di pasar internasional, performanya tak kalah impresif dengan tambahan pendapatan USD 100 juta, menjadikan total global di akhir pekan perdana mencapai USD 218 juta.

“Pelajarannya adalah jika kamu membuat film yang bagus, penonton pasti akan datang ke bioskop,” ujar analis media senior Comscore Paul Dergarabedian, dikutip dari CNBC pada Senin (28/7/2025).

Menurut Shawn Robbins, direktur analitik Fandango dan pendiri Box Office Theory, Fantastic Four adalah taruhan besar bagi Marvel. Pasalnya, film ini dirilis sebagai penutup fase Marvel Cinematic Universe (MCU) sebelum jeda panjang penayangan film layar lebar selama satu tahun ke depan. Namun, keputusan tersebut terbukti tepat.

“Marvel mengambil risiko besar dengan merilis debut yang telah lama ditunggu dari Fantastic Four sebagai film MCU terakhir yang tayang di bioskop untuk setidaknya satu tahun ke depan, dan keputusan itu membuahkan hasil,” ujar Robbins.

 

Masa Sulit Marvel

The Fantastic Four: First Steps. (dok. Marvel/ Disney Indonesia)

Marvel memang menghadapi masa sulit sejak puncak kejayaan Avengers: Endgame. Beberapa film seperti Deadpool & Wolverine dan Guardians of the Galaxy Vol. 3 masih menuai pujian, tetapi tidak sedikit yang gagal memenuhi ekspektasi penonton, seperti The Marvels, Ant-Man and the Wasp: Quantumania, dan Captain America: Brave New World.

“Franchise ini memang sempat mengalami kendala dalam beberapa tahun terakhir, tapi ‘keluarga pertama’ Marvel berhasil merebut hati para penggemar dan membangkitkan semangat yang bisa menarik kembali penonton kasual yang sempat menjauh setelah Endgame,” kata Robbins.

Dari sisi kualitas, tren skor Rotten Tomatoes juga sempat menurun. Jika dulu tidak ada satu pun film MCU yang mendapat skor di bawah 67 persen (kategori "Fresh"), pasca-Endgame, lima film tercatat berada di bawah ambang batas itu—tiga di antaranya bahkan mendapat label "Rotten" karena hanya meraih skor positif di bawah 50 persen.

Contohnya, Captain America: Brave New World hanya meraih pendapatan global USD 413 juta dengan skor kritik 48 persen. Sebaliknya, Thunderbolts yang hanya meraih USD 382 juta—salah satu capaian terendah di sejarah MCU—justru mendapat sambutan hangat dari kritikus dengan skor "Fresh" sebesar 88 persen.

 

Musim Panas yang Istimewa

Menariknya, Fantastic Four: First Steps juga mendapat rating serupa, yaitu 88 persen “Fresh”. Capaian ini memperkuat optimisme bahwa Marvel berada di jalur yang benar.

“Bagi Disney, musim panas ini benar-benar istimewa, dan bagi Marvel ini menjadi pembuktian bahwa strategi mereka untuk meremajakan brand memang berhasil,” kata Dergarabedian.

Marvel kini tampak lebih hati-hati dalam merilis film. Fokus bukan lagi pada kuantitas, tetapi kualitas.

“Dengan Fantastic Four: First Steps mengikuti jejak Thunderbolts, Marvel menunjukkan bahwa fokus pada kualitas, bukan kuantitas, adalah resep keberhasilan,” pungkas Dergarabedian.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya