Jejak Diplomat Kemlu Sebelum ke Rooftop dan Ditemukan Tewas di Kos

Polisi mengungkap, sebelum berada di rooftop ternyata ADP baru selesai berbelanja di salah satu mal besar kawasan Jakarta Pusat.

oleh Muhammad Radityo PriyasmoroDiterbitkan 28 Juli 2025, 15:50 WIB
Indekos Diplomat Muda Kemlu Tewas Terlilit Lakban (Foto: Ady Anugrahadi/Liputan6.com)

Liputan6.com, Jakarta Rekaman CCTV terbaru soal kematian diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemlu) berinsial ADP, memperlihatkan sosoknya berada di rooftop kantornya, Minggu 7 Juli 2025 pada malam hari. 

Polisi mengungkap, sebelum berada di rooftop ternyata ADP baru selesai berbelanja di salah satu mal besar kawasan Jakarta Pusat.

"Jadi (ADP) sempat belanja di salah satu tempat perbelanjaan di Jakarta Pusat, lalu ke ya terakhir di rooftop itu," kata Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya, AKBP Reonald Simanjuntak kepada awak media di Jakarta, Senin (28/7/2025). 

Saat ditanya lebih jauh, sedang apa ADP di mal tersebut, Reonald mengatakan yang bersangkutan baru saja selesai berbelanja. 

"Iya, kan dari belanja dia," jelas dia.

Reonald memastikan, bukti berbelanja dari ADP diketahui dari kantong belanja yang ditemukan bersamaan dengan tas yang ditinggalkan di lantai 12 gedung Kemlu dekat rooftop tempat ADP terlihat.

Terungkap Asal Usul Lakban Kuning

Kompolnas menyambangi tempat kos yang ditinggali diplomat muda Kemlu ADP (39) semasa hidup di Jalan Gondangdia Kecil, Menteng Jakarta Pusat pada Selasa (22/7/2025).(Liputan6.com/ Ady Anugrahadi)

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi menuturkan, lakban kuning tersebut dibeli di Yogyakarta.

 "Terkait dengan Lakban kuning, berdasarkan keterangan istri korban, bahwa lakban tersebut dibeli pada akhir bulan Juni di Toko Merah, Gedong Kuning, Yogyakarta," kata Ade kepada wartawan, Senin (28/7/2025).

Selain ditemukan di tempat kejadian perkara (TKP), indekos kawasan Gondangdia Kecil, Menteng, Jakarta Pusat, lakban juga ada di rumah korban di Yogyakarta.

"Segera akan diserahkan ke penyidik sebagai pembanding," lanjut Ade.

Fungsi Lakban Kuning

Berdasarkan hasil penelusuran polisi dari pemeriksaan rekan kerja korban, bahwa lakban kuning tersebut biasa digunakan pegawai Kemlu yang berpergian keluar negeri

"Guna mempermudah mencari barang saat di bandara, mengingat fungsinya sebagai penanda karena warna mencolok," pungkasnya.

ADP ditemukan tewas dengan wajah terlilit lakban kuning di indekos kawasan Gondangdia Kecil.

Selain terlilit lakban, kepala ADP juga terbungkus plastik berwarna putih.

Saat ditemukan pertama kali, ADP dalam kondisi tertutup selimut, mengenakan kaus dan celana pendek serta amar kos yang terkunci dari dalam.

"Korban ditemukan dalam kondisi wajah tertutup plastik, kemudian terlilit lakban berwarna kuning di tempat tidurnya," pungkas Ade.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya