Menapaki Perjalanan Karier Cristiano Ronaldo di CR7 LIFE Museum: dari Kamar Sempit hingga Puncak Kejayaan

Museum Cristiano Ronaldo menyuguhkan kisah perjalanan karier CR7 dari muda hingga menjadi megabintang dunia.

oleh Theresia Melinda IndrasariDiterbitkan 26 Juli 2025, 19:00 WIB
Suasana area pintu masuk CR7 LIFE Museum di Hong Kong. (Liputan6.com/Melinda Indrasari)

Liputan6.com, Jakarta Museum Cristiano Ronaldo atau yang berdiri dengan nama resmi  CR7® LIFE Museum telah dibuka di Hong Kong sejak Senin (7/7/2025) silam. 

Tak hanya menawarkan hiburan semata, atraksi ini menyuguhkan pengalaman emosional bagi pengujung, utamanya mereka yang menggemari eks bintang Manchester United. 

Cristiano Ronaldo terlibat langsung dalam proses kurasi koleksi untuk museum ini. Dia bersama sang kakak Hugo disebut turun tangan memilih trofi dan foto yang ditampilkan, sehingga kian mendekatkan sang megabintang dengan penggemar. 

Liputan6.com berkesempatan menapaki langsung museum Cristiano Ronaldo ketika mengikuti rangkaian acara Summer Viva Media Trip yang diselenggarakan oleh Hong Kong Tourism Board (HKTB) pada 24-27 Juli 2025. 

Hal pertama yang menarik perhatian di museum ini ialah replika kamar masa muda pesepak bola asal Portugal saat dirinya masih memperkuat Sporting Lisbon. 

Untuk diketahui, Ronaldo bergabung dengan Sporting dari tim muda U-15. Kariernya naik bertahap ke level U-17 dan U-19, hingga akhirnya dipromosikan ke skuad senior. 

Di masa tersebut, CR7 cuma pemuda biasa yang tinggal di kamar hostel sempit. Ruangan itu bahkan dia tempati berdua dengan rekannya. 

Fasilitas kebersihan juga sangat minim. Di sudut ruangan, hanya ada toilet beserta wastafel, dengan tirai yang memisahkan ke area kamar utama.


Area Paling Spesial

Replika kamar Cristiano Ronaldo saat masih membela Sporting Lisbon yang dipamerkan di CR7 LIFE Stadium, Hong Kong. (Liputan6.com/Melinda Indrasari)

Walau sangat sederhana, replika kamar Cristiano Ronaldo dianggap sebagai salah satu area paling spesial dalam museum.l CR7.

Ruangan itu dianggap sebagai titik awal sekaligus saksi perjalanan sang megabintang menuju puncak kejayaan.

Di dinding atas kasur, Ronaldo muda pernah menuliskan ambisinya untuk jadi salah satu pemain terhebat di dunia.

Siapa sangka hal tersebut berhasil diwujudkan tak lama kemudian. CR7 pada 2003 diangkut ke Manchester United dan panen gelar di bawah asuhan Sir Alex Ferguson.

“Saya rasa kamar (masa muda Ronaldo) adalah yang paling menyentuh (di museum). Dulu dia tinggal di hostel dengan temannya,” ujar Ketua Svenska Capital yang jadi Organizer CR7 LIFE Museum Hong Kong Filipe Goncalves saat diwawancarai Liputan6.com bersama awak media lain pada Jumat (25/7/2025).

Lanjut Baca:

“Kamar (hostel Ronaldo) sangat spesial di museum ini karena itu langsung menunjukkan bagamaina Ronaldo mengawali (kariernya). Bagaimana awalnya, lalu bagaimana akhirnya,” tandas dia.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya