Kereta Cepat Whoosh Tabrak Biawak 10 Kali sejak Awal Tahun

Kereta cepat Whoosh kembali menabrak biawak di lintasan Padalarang–Karawang pada Jumat kemarin. KCIC perketat pengamanan jalur untuk cegah kejadian berulang.

oleh Arthur GideonDiperbarui 26 Juli 2025, 18:15 WIB
Stasiun Whoosh Karawang untuk Kereta Cepat. (Foto: Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Kereta cepat Whoosh kembali mengalami gangguan perjalanan akibat menabrak seekor biawak di lintasan Padalarang–Karawang pada Kamis (24/7) pukul 14.32 WIB di titik KM 86+200. Peristiwa ini bukan kali pertama terjadi. PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mencatat, insiden serupa sudah terjadi sebanyak 10 kali sepanjang semester I tahun 2025.

Pada insiden terbaru pada Kamis kemarin, Kereta Cepat Whoosh mengalami keterlambatan sekitar 40 menit. Manager Corporate Communication KCIC, Emir Monti, mengatakan hewan yang tertabrak adalah biawak yang berada di jalur kereta cepat saat melintas dalam kecepatan tinggi.

“Petugas langsung turun ke lokasi dan memastikan bahwa hewan yang tertabrak adalah biawak. Setelah itu dilakukan pembersihan dan sterilisasi lintasan,” ujar Emir dikutip dari Antara, Sabtu (26/7/2025).

Menurutnya, tim teknis juga langsung memeriksa bagian bawah rangka kereta untuk memastikan tidak ada komponen yang rusak atau terdampak. Setelah dinyatakan aman, perjalanan kereta kembali dilanjutkan seperti biasa.

KCIC menyampaikan permintaan maaf kepada penumpang atas keterlambatan tersebut, dan menegaskan bahwa keselamatan serta ketepatan waktu tetap menjadi prioritas utama.

Lintasan Rawan, KCIC Perketat Mitigasi

KCIC mengidentifikasi lintasan Padalarang–Karawang sebagai titik rawan karena banyak melewati kawasan vegetasi lebat seperti semak belukar, hutan kecil, dan aliran air yang menjadi habitat alami biawak dan hewan liar lainnya.

“Karena kondisi geografis tersebut, insiden tabrakan dengan biawak telah terjadi sedikitnya 10 kali dalam enam bulan terakhir,” kata Emir.

Sebagai langkah mitigasi, KCIC telah memasang pagar pengaman di sepanjang jalur dan mempersempit celah yang memungkinkan hewan liar masuk ke rel. Pihaknya juga melakukan patroli rutin serta membersihkan vegetasi secara berkala.

“Upaya-upaya ini terus kami tingkatkan sebagai bentuk komitmen terhadap keselamatan dan keandalan layanan kereta cepat Whoosh,” pungkas Emir.

Kereta Cepat Whoosh Diserbu 460 Ribu Penumpang Selama Libur Sekolah 2025

Sampai pertengahan Oktober 2023, masyarakat masih dapat menikmati tiket Kereta Cepat Whoosh secara gratis.

Sebelumnya, layanan Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Whoosh kembali mencatat lonjakan signifikan di momen libur sekolah 2025. Perseroan mencatat, bahwa sejak 23 Juni hingga 13 Juli 2025 KCIC telah melayani total 460.190 penumpang.

General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa memaparkan bahwa rata-rata Whoosh melayani sebanyak 21 sampai dengam 25 ribu penumpang per hari di masa libur ini meningkat sekitar 20-25% jika dibandingkan hari biasa.

27 Juni 2025 menandai hari puncak kenaikan, dengan 26.770 penumpang menggunakan layanan Whoosh dalam satu hari, sekaligus menjadi rekor tertinggi penumpang harian Whoosh sejak pertama kali beroperasi.

“Banyak masyarakat yang memanfaatkan Whoosh untuk berlibur bersama keluarga agar lebih efisien dan menyenangkan. Whoosh juga menjadi pilihan karena menawarkan perjalanan yang cepat, nyaman, dan tepat waktu, sangat sesuai untuk mobilitas tinggi selama musim liburan,” ujar Eva dalam keterangan resmi di Jakarta, dikutip Selasa (15/7/2025).

Halim jadi Stasiun Tersibuk

Kereta cepat Woosh bakal jadi sarana pendukung transportasi pada Piala Dunia U-17 2023. (dok. PSSI)

Selama libur sekolah ini, Stasiun Halim menjadi stasiun tersibuk dengan total aktivitas penumpang naik-turun mencapai 271.615 orang.

Kemudian di susul oleh Stasiun Padalarang dengan 205.140 penumpang, Stasiun Tegalluar Summarecon sebanyak 72.259 penumpang, dan Stasiun Karawang sebanyak 14.558 penumpang.

Peningkatan ini juga diperkuat oleh konektivitas antarmoda yang semakin baik, serta beragam promo yang ditawarkan KCIC, mulai dari diskon untuk rombongan hingga tarif khusus Frequent Whoosher Card, yang membuat pengalaman bepergian semakin hemat dan praktis.

KCIC mencatat, pihaknya telah melayani sebanyak 415 siswa yang mengikuti Edutrip selama masa libur sekolah.

Selain itu, sebanyak 276 rombongan dari keluarga, komunitas, hingga berbagai instansi, juga turut memanfaatkan layanan kereta cepat Whoosh dengan total penumpang mencapai 12 ribu orang.

Infografis Intip Biaya Pembangunan Kereta Cepat Jakarta Bandung. (Liputan6.com/Trieyasni)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya