Alexander Isak Tolak Gaji Fantastis dari Arab Saudi Demi Gabung Liverpool

Alexander Isak menjadi sorotan tajam dalam bursa transfer musim panas ini. Striker andalan Newcastle United itu dilaporkan telah menolak tawaran luar biasa dari klub kaya Arab Saudi, Al Hilal, demi mengejar impian bermain bersama Liverpool.

oleh Ari Rachman PrayogaDiperbarui 26 Juli 2025, 07:28 WIB
Pada menit ke-37, tim tamu, Newcastle United, berhasil membuka keunggulan lewat aksi Alexander Isak yang memanfaatkan assist Jacob Murphy. (Glyn KIRK/AFP)

Liputan6.com, Jakarta Alexander Isak menjadi sorotan tajam dalam bursa transfer musim panas ini. Striker andalan Newcastle United itu dilaporkan telah menolak tawaran luar biasa dari klub kaya Arab Saudi, Al Hilal, demi mengejar impian bermain bersama Liverpool.

Meski dijanjikan gaji mencapai £32 juta per tahun, plus sejumlah bonus dan fasilitas kelas atas, Isak menunjukkan bahwa ambisinya tak semata-mata soal uang, melainkan soal bermain di level tertinggi Eropa.

Tawaran dari Al Hilal memang tergolong gila. Selain gaji tahunan yang fantastis, pemain 25 tahun itu juga dijanjikan bonus tanda tangan sebesar £14 juta, jet pribadi untuk kebutuhan internasional bersama Timnas Swedia, rumah mewah lengkap dengan empat staf dan sopir pribadi, hingga pengeluaran pribadi sebesar £120.000 per bulan.

Belum lagi insentif performa yang sangat besar, seperti £3,6 juta jika menjuarai Liga Pro Saudi, £3,8 juta untuk gelar Liga Champions Asia, dan £1,75 juta jika menyabet gelar top skor.

Jika diterima, Isak akan masuk dalam daftar lima pemain dengan bayaran tertinggi di Arab Saudi, sejajar dengan Cristiano Ronaldo, Karim Benzema, Riyad Mahrez, dan Sadio Mane.


Keteguhan Hati Isak

Pemain Newcastle United, Alexander Isak, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Arsenal pada laga pekan ke-10 Premier League 2024/2025 di Stadion St James' Park pada Sabtu (2/11/2024). (AFP/Paul Ellis)

Namun, menurut laporan The Sun, Isak sudah menyampaikan kepada pihak Newcastle bahwa ia ingin hengkang, terutama setelah klub menolak tawaran awal Liverpool senilai £120 juta yang berpotensi memecahkan rekor transfer di Inggris.

Keinginannya untuk bergabung ke Anfield begitu kuat, hingga ia dikabarkan siap mengajukan permintaan transfer resmi guna mendorong realisasi kepindahan tersebut.

Newcastle sendiri berada dalam posisi sulit. Di satu sisi, mereka enggan kehilangan pencetak 27 gol musim lalu yang menjadi kunci performa tim. Di sisi lain, mereka menghadapi kenyataan bahwa Isak tidak tertarik memperpanjang kontrak, meski ditawari gaji £300.000 per pekan, yang akan menjadikannya pemain dengan bayaran tertinggi sepanjang sejarah klub.

Absennya Isak dari tur pramusim ke Asia juga memicu spekulasi bahwa sang striker memang sudah bersiap untuk angkat kaki.


Langkah Antisipasi Newcastle

Benjamin Sesko, striker muda Slovenia berusia 20 tahun yang kini tengah menjalani musim pertama bersama RB Leipzig di Bundesliga total telah mencetak 7 gol dari 22 laga di semua ajang. Kekurangan menit bermain akibat hanya jadi pilihan kedua di RB Leipzig, membuat sang pemain diyakini akan menerima tawaran Manchester United untuk hengkang pada bursa transfer Januari 2024. MU pun harus bersaing dengan beberapa klub lain yang juga meminatinya, seperti Chelsea, Arsenal dan Newcastle United. (AFP/Ronny Hartmann)

Sebagai langkah antisipasi, Newcastle dikabarkan sedang membidik beberapa nama sebagai pengganti. Striker muda RB Leipzig, Benjamin Sesko, masuk dalam radar utama.

Lanjut Baca:

Selain itu, The Magpies tengah mempersiapkan penawaran baru senilai £35 juta untuk penyerang Brentford, Yoane Wissa, setelah tawaran awal sebesar £25 juta ditolak mentah-mentah.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya