Pria Tewas Ditikam di Yahukimo, KKB Diduga Terlibat

Seorang pria bernama Andi Hasan (30) ditemukan tewas dengan sejuml h luka tusuk di rumahnya di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Kamis 24 Juli 2025 sekitar pukul 20.10 WIT. Ia diduga menjadi korban pembunuhan.

oleh Tim NewsDiterbitkan 26 Juli 2025, 05:00 WIB
Tim Satgas Operasi Damai Cartenz tengah berada di sebuah rumah tempat ditemukannya seorang pria tewas diduga dibunuh di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo. (Foto: Istimewa).

Liputan6.com, Jakarta Seorang pria bernama Andi Hasan (30) ditemukan tewas dengan sejuml h luka tusuk di rumahnya di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Kamis 24 Juli 2025 sekitar pukul 20.10 WIT. Ia diduga menjadi korban pembunuhan.

Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Faizal Ramadhani menjelaskan, kejadian itu pertama kali diketahui saat Tim Satgas menerima informasi lewat radio komunikasi Handy Talky (HT). Tim kemudian menuju lokasi kejadian di Kompleks Perumahan DPR Lama dan ke RSUD Dekai, tempat korban sudah dievakuasi.

"Setelah tiba di RSUD korban dinyatakan meninggal dunia. Personel kembali ke lokasi guna melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna mengumpulkan saksi-saksi maupun barang bukti," kata Faizal dalam keterangannya, Jumat (25/7/2025).

Menurut keterangan saksi, korban saat itu sedang duduk di dalam rumah ketika didatangi tiga orang, salah satunya membawa senjata tajam. Mereka langsung menikam korban di bagian dada dan punggung. Korban sempat berlari keluar rumah sebelum akhirnya dilarikan ke RSUD.

"Saksi kemudian membawa korban menuju RSUD Dekai, guna mendapatkan penanganan medis lebih lanjut," tutur Faizal.

 

Diduga Didalangi KKB

Hasil pemeriksaan menunjukkan korban mengalami empat luka tusuk di dada kiri dan satu di punggung. Polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa sepasang sandal, celana pendek, dan kaos milik korban.

"Pihak kepolisian setempat menyatakan bahwa motif dan pelaku masih dalam proses penyelidikan. Namun, Satgas Ops Damai Cartenz telah mendalami adanya keterlibatan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dalam peristiwa tersebut berdasarkan pengakuan dari TPNPB dalam postingan di medsos," ungkap Faizal.

Dugaan itu diperkuat oleh pernyataan juru bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom, di media sosial yang mengklaim telah membunuh seorang agen militer Indonesia.

"Pernyataan tersebut jelas merupakan kebohongan publik, karena faktanya korban adalah warga sipil, bukan agen atau anggota militer," jelas dia.

 

Tak Terprovokasi

Sementara itu, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz, Kombes Yusuf Sutejo mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu tidak bertanggung jawab yang tersebar di media sosial maupun dari kelompok tertentu.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat di Yahukimo untuk tetap tenang namun waspada. Percayakan penanganan kasus ini sepenuhnya kepada aparat keamanan. Jangan mudah terpancing oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Yusuf.

Ia juga mengajak masyarakat untuk turut serta menjaga situasi kamtibmas dengan segera melaporkan apabila mengetahui informasi yang berkaitan dengan pelaku atau peristiwa tersebut.

Hingga saat ini, situasi di sekitar lokasi kejadian terpantau aman dan terkendali. Satgas Ops Damai Cartenz bersama Polres Yahukimo terus melakukan patroli dan penyelidikan intensif guna mengungkap secara tuntas motif dan pelaku dari kejadian tragis ini.

 

 

Reporter: Nur Habibie/Merdeka.com

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya