Namanya Buffon, Mainnya Bek Kanan

Di balik performa tangguh Garuda Muda di turnamen ini, ada satu sosok yang tampil gemilang. Dia adalah Alfharezzi Buffon.

oleh Gia Yuda PradanaDiperbarui 25 Juli 2025, 12:55 WIB
Bek Timnas Indonesia U-23, Alfharezzi Buffon mencoba menahan pegerakan pemain Timnas Malaysia U-23 dalam laga Grup A Piala AFF U-23 2025 di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Senin (21/7/2025). (Bola.com/Abdul Aziz).

Liputan6.com, Jakarta Timnas Indonesia U-23 tengah bersiap menghadapi laga sengit melawan Timnas Thailand U-23 di semifinal Piala AFF U-23 2025. Pertandingan ini akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jumat, 25 Juli 2025, pukul 20.00 WIB.

Di balik performa tangguh Garuda Muda di turnamen ini, ada satu sosok yang tampil gemilang. Dia adalah Alfharezzi Buffon.

Meski nama belakangnya Buffon, pemuda kelahiran 28 April 2006 itu bukan seorang penjaga gawang, melainkan bermain di posisi bek kanan. Peran Ezi—sapaan akrabnya—jadi salah satu kunci kekuatan lini belakang Indonesia.


Buffon yang Bukan Kiper

Penggawa Timnas Indonesia U-23, Toni Firmansyah, Jenss Raven, Victor Dethan, Yardan Yafi, Brandon Scheunemann, dan Alfharezi Buffon berlatih di Stadion Madya, GBK, Jakarta, Kamis (17/7/2025). (Bola.com/Muhammad Iqbal Ichsan).

Alfharezzi Buffon tampil solid sepanjang fase grup Piala AFF U-23 2025. Selain disiplin menjaga pertahanan, dia aktif membantu lini serang.

Kontribusinya membuat Indonesia belum kebobolan satu gol pun sejauh ini. Sebagai bek kanan modern, Ezi memberi keseimbangan yang penting di kedua sisi lapangan.

"Orang tua saya pemain bola juga, jadi kiper. Suka saja. Namun, saya belum pernah kiper," ujar Ezi, dikutip dari wawancaranya dengan Bola.com pada 2024 lalu.


Nama Besar, Inspirasi Besar

Gianluigi Buffon. Kiper Timnas Italia yang terakhir membela Tim Azzurri pada Piala Dunia 2014 ini menjadi kiper peraih Golden Glove di edisi 2006 saat berlangsung di Jerman. Tampil penuh dalam seluruh 7 laga Italia di Piala Dunia 2006, ia mmapu membawa Tim Azzurri meraih trofi Piala Dunia 2006 usai mengalahkan Prancis di laga final lewat adu penalti 5-3 (1-1). Timnas Italia tak terkalahkan mulai fase grup hingga laga final. Dari 7 laga Italia berhasil 6 kali menang dan 1 kali imbang atas USA 1-1 di fase grup. Buffon mencetak 5 kali clean sheet dan kebobolan 2 gol dari 7 laga tersebut. (AFP/Patrick Hertzog)

Nama "Buffon" yang disandang Ezi memang bukan kebetulan. Sang ayah memberinya nama itu karena terinspirasi dari Gianluigi Buffon, kiper legendaris Italia yang juga merupakan salah satu pilar Azzurri ketika menjuarai Piala Dunia 2006.

"Saya lahir 2006, pas Piala Dunia yang Italia juara, jadi ayah saya kasih nama itu," kata Ezi sambil tersenyum dalam wawancara yang sama.

Meski namanya dari seorang kiper, Ezi tak pernah bermimpi berdiri di bawah mistar. Ia memilih berlari di sisi lapangan, menjaga sisi kanan pertahanan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya