Liputan6.com, Jakarta Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming Raka, mengaku heran banyak yang meributkan hilirisasi kemenyan yang pernah dia bahas.
Gibran menyebut, padahal kemenyan mempunyai nilai yang sama berharganya dengan nikel. Hal ini disampaikan Gibran saat menghadiri acara Green Impact Festival 2025 di Djakarta Theater, Jakarta Pusat. Menurut Gibran, kemenyan juga dipakai sebagai bahan baku untuk membuat parfum.
Advertisement
Mulanya, Gibran mencari dua pemenang karya tulis ilmiah yang mengikuti acara itu. Dia bilang, tak mudah menyuarakan hal-hal yang kurang populer di publik.
"Mana tadi yang dua orang, menyuarakan hal-hal yang kurang populer. Kayak kemarin saya yang bahas kemenyan," kata Gibran dilihat dalam unggahan YouTube Wakil Sekretariat Presiden, Kamis (24/7/2025).
"Kalian pakai parfum tidak? Ada yang pakai parfum tidak? Itu bahannya dari kemenyan, bukan cuma dukun yang pakai kemenyan," lanjut Gibran.
Selalu Diributkan
Gibran menyampaikan, hilirisasi bukan hanya soal tambang semata, melainkan juga hal lain seperti kemenyan. "Yang namanya hilirisasi itu bukan hanya tambang, ada yang lain-lain juga," ujar dia.
Gibran menyadari, membahas hal-hal tidak populer memang tidak mudah untuk diterima masyarakat. Misalnya, lanjut dia, bukan hanya pernyataannya soal kemenyan yang diributkan, tetapi pendapatnya terkait artificial intelligence (AI) juga diperdebatkan sejumlah pihak.
"Soalnya tidak gampang, saya yang bahas kemenyan ribut, bahas AI ribut juga. Apa salahnya AI?" ujar dia.