Fenomena Aneh Tapi Nyata: Arsenal Angkat Trofi 15 Menit Setelah Kalah Adu Penalti dari AC Milan

Arsenal membuat babak baru ketika mereka mengangkat trofi hanya 15 menit setelah kalah adu penalti dari AC Milan.

oleh Asad ArifinDiperbarui 24 Juli 2025, 15:41 WIB
Para penggemar AC Milan bersorak selama pertandingan persahabatan melawan Arsenal dalam Singapore Festival of Football di National Stadium, Singapura, Rabu, 23 Juli 2025. (AP Photo/Vincent Thian)

Liputan6.com, Jakarta Biasanya, sebuah trofi dirayakan setelah kemenangan. Namun, Arsenal justru membuat babak baru ketika mereka mengangkat trofi hanya 15 menit setelah kalah adu penalti dari AC Milan.

Insiden itu terjadi di Stadion Nasional Singapura, Rabu (23/7/2025) sore waktu setempat. Arsenal berhadapan dengan AC Milan dalam laga persahabatan sebagai bagian dari tur Asia mereka.

Dalam pertandingan yang berlangsung 90 menit, Bukayo Saka mencetak satu-satunya gol dan membawa The Gunners menang 1-0. Tapi seperti banyak laga pramusim lainnya, laga ini tak berhenti di situ.

Usai peluit panjang, kedua tim langsung menjalani adu penalti. Di sinilah absurditas terjadi. Arsenal kalah 5-6 setelah empat penendang mereka, Martin Odegaard, Reiss Nelson, Jakub Kiwior, dan pemain muda Marli Ellis Salmon, gagal menunaikan tugasnya.

Penentu kekalahan adalah tendangan Salmon yang ditepis, sebelum Christian Comotto dari Milan mencetak gol penutup. Namun, alih-alih wajah murung atau kepala tertunduk, para pemain Arsenal justru kembali ke lapangan, untuk mengangkat trofi. Iya, betul. Trofi!


Menit Bermain, Bakat Muda, dan Sinyal Positif

Rafael Leao (kanan) dari AC Milan dan Martin Zubimendi (tengah) dari Arsenal berebut bola dalam pertandingan persahabatan di Singapore Festival of Football yang diadakan di National Stadium, Singapura, Rabu, 23 Juli 2025. (AP Photo/Vincent Thian)

Laga ini jadi kesempatan bagi Mikel Arteta untuk memberikan menit bermain kepada 22 pemainnya. Termasuk di antaranya debut bagi Martin Zubimendi dan Kepa Arrizabalaga, dua pemain anyar The Gunners. Mereka memberi impresi yang cukup positif.

Bahkan, Max Dowman yang baru berusia 15 tahun juga mendapat kesempatan langka bermain bersama tim utama. Arteta menyebut bahwa anak-anak muda ini bisa berkembang berkat lingkungan dan budaya tim yang mendukung.

Bukayo Saka, yang mencetak gol kemenangan di babak kedua, tampil dominan dan terus menunjukkan perkembangan positif. Arteta pun tak bisa menyembunyikan rasa bangganya.

"Kami semua sangat senang dengan penampilan tim, terutama dengan sikap, kualitas, dan dominasi yang kami tunjukkan sepanjang pertandingan. Dan tentu saja, untuk menang juga," ujar sang manajer setelah penyerahan trofi dikutip dari talkSPORT.

"Banyak pemain menunjukkan bahwa mereka siap dan berada di level yang sangat baik. Bukayo adalah salah satunya," lanjut Arteta.


Wajah Baru Segera Hadir di Stadion Emirates

Davide Bartesaghi (kanan) dari AC Milan dan Kai Havertz dari Arsenal berebut bola dalam pertandingan persahabatan Singapore Festival of Football di Stadion Nasional, Singapura, Rabu, 23 Juli 2025. (AP Photo/Vincent Thian)

Tak berhenti di situ, Arsenal juga berpeluang diperkuat dua rekrutan baru dalam laga selanjutnya kontra Newcastle United akhir pekan ini, yang juga akan digelar di Singapura.

Cristhian Mosquera, bek muda asal Valencia, dikabarkan telah menyetujui persyaratan dan tengah menanti konfirmasi resmi sebelum terbang ke Asia.

Sementara itu, Viktor Gyokeres, striker asal Swedia yang tampil tajam bersama Sporting Lisbon, juga tinggal selangkah lagi bergabung. Arsenal dan Sporting telah menyepakati nilai transfer senilai £55 juta, ditambah bonus £8,7 juta.


Klasemen Premier League 2025/2026

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya