Tambah Daya Gedor, Ini Tiga Variasi Formasi Liverpool Bersama Hugo Ekitike

Hadirnya Hugo Ekitike bisa membuat Arne Slot leluasa mengganti taktiknya di tengah laga atau di tiap pertandingan yang dijalani Liverpool.

oleh Dimas Ardi PrasetyaDiperbarui 23 Juli 2025, 17:45 WIB
Hugo Ekitike dari Eintracht Frankfurt berselebrasi di akhir pertandingan Bundesliga antara VfL Bochum dan Eintracht Frankfurt di Vonovia Ruhrstadion di Bochum, Jerman, Minggu, 16 Maret 2025. (Anke Walischmiller/dpa via AP)

Liputan6.com, Jakarta Liverpool resmi mendatangkan striker muda asal Prancis, Hugo Ekitike, dari Eintracht Frankfurt. Perekrutan ini menjadi langkah ambisius The Reds untuk memperkuat daya dobrak di lini depan menyambut musim baru.

Pemain berusia 22 tahun itu dipilih karena dianggap cocok dengan filosofi Arne Slot yang mengandalkan pressing tinggi dan serangan balik kilat. Dengan postur tinggi dan mobilitas bagus, Ekitike bisa memberikan dimensi baru dalam gaya bermain Liverpool.

Kehadiran Ekitike juga membuka banyak opsi taktik yang bisa dijajal Slot dalam meracik komposisi skuadnya. Pasalnya ia memang dikenal sebagai penyerang yang fleksibel.

Dengan karakter seperti itu, Ekitike bukan hanya pemain tambahan, tapi juga potensi pembeda yang memungkinkan Liverpool tampil lebih bervariasi dalam menyerang. Berikut tiga skema formasi yang bisa digunakan Slot dengan hadirnya pemain dengan tinggi 1.9 meter itu.


Hugo Ekitike sebagai Penyerang Tunggal

Striker Frankfurt, Hugo Ekitike. (Kirill KUDRYAVTSEV / AFP)

Salah satu opsi paling logis untuk mengakomodasi Hugo Ekitike adalah menempatkannya sebagai penyerang tunggal di formasi 4-2-3-1. Perannya sebagai ujung tombak akan menuntutnya untuk tidak hanya mencetak gol, tetapi juga menjadi titik tumpu dalam fase transisi.

Dengan kecepatan dan pergerakan vertikal yang dimilikinya, Ekitike bisa jadi senjata utama dalam skenario serangan balik cepat Liverpool. Musim lalu, The Reds merupakan tim Premier League dengan jumlah gol terbanyak dari skema serupa (14 gol), dan kehadiran Ekitike bisa memperkuat keunggulan itu.

Slot bisa memaksimalkan kemampuan menggiring dan positioning Ekitike untuk membuka ruang bagi gelandang serang di belakangnya. Pemain seperti Wirtz, Salah, atau Gakpo akan sangat diuntungkan oleh kapasitas Ekitike dalam menarik perhatian bek lawan.

Meskipun penyelesaian akhirnya belum terlalu klinis, Ekitike punya insting tinggi dalam menempatkan diri di kotak penalti. Slot diyakini bisa membantu mengasah sisi itu, seperti halnya yang ia lakukan dengan beberapa pemain muda Liverpool sebelumnya.


Ekitike dalam Formasi Dua Penyerang

Penyerang Frankfurt asal Prancis #11, Hugo Ekitike, merayakan golnya dalam pertandingan divisi satu Bundesliga Jerman antara Eintracht Frankfurt dan Bayer 04 Leverkusen di Frankfurt pada 1 Maret 2025. (Kirill KUDRYAVTSEV/AFP)

Formasi 4-2-4 bisa menjadi alternatif menarik jika Slot ingin menduetkan Ekitike dengan striker lain. Kombinasi ini bisa memberi fleksibilitas tinggi dalam menyerang, terutama saat menghadapi tim yang bermain dengan blok pertahanan rendah.

Lanjut Baca:

Ekitike memiliki kemampuan untuk tidak terpaku di satu titik, membuatnya bisa menarik bek lawan keluar dari posisinya. Ini bisa membuka ruang yang bisa dieksploitasi oleh tandemnya, misalnya Gakpo yang lebih kuat dalam finishing. Dengan pergerakan yang dinamis dan saling melengkapi, duet penyerang ini bisa menciptakan kombinasi umpan pendek dan penetrasi vertikal yang sulit dibaca lawan. Ditambah dengan sokongan gelandang kreatif seperti Wirtz atau Mac Allister, lini depan Liverpool bisa lebih hidup. Slot bisa mengatur agar Ekitike sesekali melebar untuk membuka celah bagi pemain lain, membuat lawan sulit mengantisipasi arah serangan. Selain itu, Ekitike juga bisa bertindak sebagai pemantul bola untuk rekan-rekannya yang menusuk dari lini kedua. Formasi ini bisa digunakan dalam laga-laga tertentu saat Liverpool ingin lebih agresif dan mengejar kemenangan sejak menit awal. Keunggulan fisik dan kecepatan Ekitike menjadikan skema ini sangat ideal dalam momen transisi. Liverpool sendiri sebelumnya kerap menggunakan formasi ini meski awalnya hanya memakai striker tunggal. Kadang Arne Slot meminta salah satu gelandangnya untuk naik lebih ke depan. Biasanya peran ini dijalankan oleh Dominik Szoboszlai.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya