Liputan6.com, Jakarta Satu bulan setelah hari pernikahannya yang seharusnya menjadi awal kisah bahagia, Rute Cardoso, istri mendiang Diogo Jota, mengunggah penghormatan emosional untuk sang suami yang meninggal tragis hanya 11 hari setelah mereka menikah.
Dalam unggahannya di media sosial, Rute menulis, “1 bulan dari janji 'hingga maut memisahkan'. Selamanya, gadis putihmu.”
Advertisement
Ungkapan itu disertai tiga foto mengharukan dari hari pernikahan mereka—salah satunya memperlihatkan keduanya bergandengan tangan dengan cincin kawin yang terpampang jelas, serta momen dansa pertama yang penuh senyum dan cinta.
Kronologi Berpulangnya Diogo Jota
Kematian Jota, pemain andalan Liverpool berusia 28 tahun, mengguncang dunia sepak bola. Ia tewas dalam kecelakaan mobil tragis di Zamora, Spanyol, bersama adiknya, Andre Silva (25), yang juga pesepak bola.
Mobil Lamborghini yang dikendarai Jota mengalami pecah ban hingga tergelincir dan terbakar. Saat itu, mereka dikabarkan sedang dalam perjalanan untuk menyeberang ke Inggris setelah menghabiskan waktu bersama keluarga di sebuah resor pesisir Portugal yang digambarkan sebagai “tanah paling indah.”
Kisah cinta Jota dan Rute telah terjalin selama 13 tahun, sejak keduanya bertemu di bangku sekolah. Mereka dikaruniai tiga anak—dua putra bernama Dinis dan Duarte, serta seorang bayi perempuan.
Momen Pernikahan yang Tak Terlupakan
Sebelum tragedi, pasangan ini sempat berbagi momen bahagia dari hari pernikahan mereka, menyebutnya sebagai “hari yang tak akan pernah terlupakan.” Dalam salah satu unggahan, Rute menulis, “Mimpiku menjadi kenyataan,” yang dibalas Jota dengan, “Tapi akulah yang paling beruntung.”
Rute, yang selalu menyebut dirinya sebagai “penggemar nomor satu” Jota, setia mendampingi sang suami sepanjang kariernya di Portugal, Spanyol, hingga Inggris bersama Wolves dan Liverpool.
Kepergian Jota disambut duka mendalam dari rekan setim dan para penggemar di seluruh dunia. Liverpool pun memberi penghormatan istimewa dengan memensiunkan nomor punggung 20 yang identik dengan Jota di semua tingkatan tim mereka, sebagai bentuk penghargaan dan cinta terakhir untuk sang bintang yang pergi terlalu cepat.
Sumber: Instagram @rutecfcardoso14