Aerosmith dan Jon Bon Jovi Berduka, Akui Mendiang Ozzy Osbourne Definisikan Ulang Arti Heavy Metal

Aerosmith dan Jon Bon Jovi berduka atas meninggalnya Ozzy Osbourne, mengakui kontribusinya yang mendefinisikan ulang arti heavy metal. Simak selengkapnya tentang kepergian sang legenda.

oleh Wayan DianantoDiperbarui 23 Juli 2025, 12:29 WIB
Aerosmith dan Jon Bon Jovi berduka atas meninggalnya Ozzy Osbourne, mengakui kontribusinya yang mendefinisikan ulang arti heavy metal. Simak selengkapnya tentang kepergian sang legenda.(David Davies/PA via AP)

Liputan6.com, Jakarta Sejumlah musisi merespons kabar Ozzy Osbourne meninggal dunia. Salah satunya Aerosmith yang menyorot peran mendiang semasa hidup. Selain album dan single berselera tinggi, Ozzy Osbourne dinilai sukses mendefinisikan ulang heavy metal.

Seperti diketahui, Ozzy Osbourne meninggal di Inggris, 22 Juli 2025, dalam usia 76 tahun. Kabar duka ini diungkap pihak keluarga lewat akun Twitter terverisikasi Ozzy Osbourne, Rabu (23/7/2025) waktu Indonesia.

Musisi lain yang turut kehilangan Ozzy Osbourne yakni Jon Bon Jovi. Tak main-main, ia mengunggah dua potret kenangan bersama mendiang yang merefleksikan persahabatan melintasi dekade dan saling dukung antar-musisi.

Salam sayang untuk Sharon dan Keluarga Osbourne terkasih. Turut berduka cita atas kehilanganmu. Istirahatlah dalam tenang, Ozzy,” cuit Jon Bon Jovi merespons kabar duka vokalis Black Sabbath meninggal dunia.

 


Kami Berduka

Ozzy Osbourne (Amy Harris/Invision/AP)

Berdasarkan pantauan Showbiz Liputan6.com, Rabu (23/7/2025), Aerosmith memberi penghormatan dengan mengunggah potret Ozzy Osbourne duduk membawa tongkat. Ia necis dengan blazer panjang motif kotak-kotak.

Kacamata hitam plus rambut gondrong tergerai menyempurnakan penampilannya. “Kami berduka mendengar kabar meninggalnya saudara kami di dunia rock, Ozzy Osbourne,” demikian pernyataan sikap Aerosmith bersama unggahan ini.

 


Suara Yang Mengubah Musik

Jon Bon Jovi bersama bandnya. (AP Photo/Julio Cortez)

Suara yang mengubah musik selamanya. Dari Black Sabbath hingga karya solonya, Ozzy mendefinisikan ulang arti heavy metal. Ia melakukan semua dengan sepenuh hati, kegigihan, dan semangat liar yang hanya bisa ia bawa,” Aerosmith menyambung.

Kepergian Ozzy Osbourne sendiri membuat publik terperenyak. Pasalnya, pada 5 Juli 2025, Ozzy Osbourne berkumpul dengan para member Black Sabbath untuk kali pertama setelah 20 tahun dalam konser monumental “Back to the Beginning” yang bertabur bintang.

 


Tak Kan Pernah Terlupakan

Rekam jejak Ozzy Osbourne sendiri terbilang sangat gemilang. Ia berpulang dengan mewariskan album Patient Number 9 yang dirilis pada 2022. Tak main-main, Patient Number 9 diganjar Album Rock Terbaik dalam malam puncak Grammy Award 2023.

Atas dedikasi luar biasa ini, Aerosmith menyatakan, “Cinta kami untuk Sharon, keluarganya, band-nya, dan jutaan orang di seluruh dunia yang merasakan semangatnya. Rock on, Ozzy. Kau akan dirindukan, tapi tak akan pernah terlupakan!

Infografis Ratu Inggris Elizabeth II Meninggal Dunia. (Liputan6.com/Trieyasni)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya