Liputan6.com, Jakarta - Bocoran mengenai iPhone layar lipat pertama Apple membuat penasaran para pembaca di kanal Tekno Liputan6.com, Senin (22/7/2025) kemarin.
Berita lain yang juga popular datang dari Samsung yang siap membangun layanan kesehatan terintegrasi lewat inovasi digital.
Advertisement
Lebih lengkapnya, simak tiga berita terpopuler di kanal Tekno Liputan6.com berikut ini.
1. iPhone Layar Lipat Pertama Apple Siap Debut pada 2026, Ini Bocoran Spesifikasi dan Harganya!
Apple dikabarkan tengah mempersiapkan kehadiran iPhone lipat pertamanya yang akan dirilis pada tahun 2026. Informasi ini diungkap oleh Mark Gurman, lewat laporannya di Bloomberg.
"Apple menargetkan iPhone layar lipat pertama mereka akan meluncur pada tahun 2026 mendatang," dilansir Bloomberg, Senin (21/7/2025).
Meski terbilang telat dibandingkan pesaing seperti Samsung, Huawei, dan Oppo yang lebih dulu menghadirkan ponsel layar lipat, Apple disebut sengaja mengambil pendekatan berbeda.
Perusahaan berbasis di Cupertino tersebut lebih memilih melakukan pendekatan lebih hati-hati, dan fokus pada penyempurnaan teknologi layar lipat tersebut.
Selama lebih dari tujuh tahun terakhir, Apple dan banyak perusahaan teknologi lainnya menghadapi tantangan serupa, yaitu bagaimana cara menghilangkan lekukan pada layar lipat setelah digunakan berulang kali.
Namun, masalah lekukan di layar tersebut tampaknya sudah berhasil diatasi oleh Apple. Laporan dari situs China, MyDrivers, menyebutkan, iPhone foldable pertama ini akan hadir dengan panel OLED buatan Samsung.
2. Samsung Siap Bangun Layanan Kesehatan yang Terhubung Lewat Inovasi Digital
Samsung kembali menegaskan peran strategisnya dalam masa depan layanan kesehatan digital melalui sesi panel bertajuk 'The Next Chapter of Health: Scaling Prevention and Connected Care' dalam gelaran Galaxy Unpacked 2025.
Dalam sesi Galaxy Tech Forum ini, Samsung membahas bagaimana konvergensi teknologi dapat mempercepat transformasi dari sistem kesehatan reaktif menjadi sistem yang lebih proaktif, personal, dan terhubung.
Panel diskusi yang dipandu oleh Dr. Hon Pak, SVP dan Head of Digital Health Team Samsung Electronics ini menyoroti berbagai tantangan utama dalam dunia kesehatan global saat ini.
Salah satu masalah krusial adalah data kesehatan yang masih tersebar di berbagai sistem, menciptakan ketidakefisienan serta celah dalam layanan pasien.
Di sisi lain, meningkatnya jumlah penyakit kronis, penuaan populasi, serta kekurangan tenaga medis memperbesar tekanan terhadap sistem layanan kesehatan.
"Pasien dan konsumen di seluruh dunia ingin kami benar-benar mendengar, mengenal, dan memahami mereka,” kata Dr. Hon Pak dalam sesi tersebut.
3. Terjual Rp 86 Miliar, Bongkahan Mars Terbesar di Bumi Berhasil Bikin Heboh
Bongkahan meteorit yang diyakini berasal dari Planet Mars mencatat rekor baru setelah terjual dalam lelang bergengsi Sotheby's.
Meteorit langka ini berhasil menarik perhatian para kolektor dan ilmuwan, dan akhirnya dilepas dengan harga fantastis mencapai USD 5,3 juta atau sekitar Rp 86 miliar.
Batu luar angkasa yang dijuluki sebagai "potongan Mars terbesar di Bumi" ini memiliki berat sekitar 24 kilogram dan ditemukan oleh pemburu meteorit profesional di Gurun Sahara, Niger, pada November 2023.
Keberadaannya langsung menarik perhatian komunitas ilmiah internasional. Mengutip Popular Science, Senin (21/7/2025), meteorit tersebut sempat dipamerkan dalam sebuah pameran ilmiah di markas Italian Space Agency di Roma.
Setelah melalui proses autentikasi di laboratorium khusus, batu ini kemudian masuk dalam daftar unggulan dalam lelang benda sejarah alam Sotheby's, bersanding dengan fosil dinosaurus dan meteorit bulan.
Keunikan ukuran serta asalnya yang diduga dari Mars menjadi alasan utama batu ini begitu diminati dan dihargai sangat tinggi.