Liputan6.com, Jakarta - Asean Football Federation (AFF) bersama PSSI baru saja menggelar pengundian grup Piala AFF Putri U-16 2025, Senin (21/07/2025). Dalam acara tersebut, hadir Sekretaris Jenderal AFF, Wisnton Lee dan juga Komite Eksekutif PSSI, Muhammad.
Kepastian terselenggaranya ajang bernama resmi ASEAN U-16 Girls Championship ini juga memastikan kompetisi tersebut akan kembali bergulir setelah vakum lebih dari lima tahun. Sebelumnya, terakhir kali turnamen tersebut terlaksana pada 2019 di Thailand.
Advertisement
Dari seluruh negara ASEAN, hanya Filipina dan Brunei Darussalam yang tidak berpartisipasi pada ajang kali ini. Sedangkan, 9 negara lain telah mengonfirmasi keikutsertaan mereka pada kompetisi junior putri paling bergengsi se-Asia Tenggara tersebut.
Kembalinya gelaran ASEAN U-16 Girls Championship memberikan sinyal positif bagi perkembangan sepak bola putri di Asia Tenggara. AFF mulai memberi panggung kepada atlet-atlet perempuan untuk juga dapat berprestasi di kancah internasional.
Piala AFF Putri U-16 2025 Diikuti 9 Negara
Sembilan negara akan ambil bagian pada gelaran ASEAN U-16 Girls Championship 2025 kali ini. Negara-negara tersebut adalah Indonesia, Malaysia, Timor Leste, Vietnam, Myanmar, Kamboja, Thailand, Singapura, dan Australia.
Turnamen tersebut akan dilaksanakan di Indonesia, tepatnya di Solo. Seluruh rangkaian dari fase grup sampai babak final akan berlangsung dari tanggal 20-29 Agustus 2025.
Sepanjang sejarah, kompetisi junior putri U-16 tingkat Asia Tenggara baru terlaksana sebanyak lima kali. Edisi terakhir kompetisi tersebut terjadi pada tahun 2019, di mana Thailand menjadi tuan rumah.
Hadirnya ASEAN U-16 Girls Championship 2025 dapat menjadi ajang bagi para atlet muda putri untuk menunjukkan kapasitas mereka. Momen ini dapat menjadi titik balik bagi sepak bola perempuan di Asia Tenggara.
Optimisme Sekjen AFF
Sekretaris Jenderal AFF, Winston Lee, menyambut positif gelaran ASEAN U-16 Girls Championship 2025 ini dan berharap turnamen ini akan berlajan lancar.
"Tentunya kami sangat senang dan bersyukur Indonesia kembali menjadi tuan rumah AFF," ujar Winston. "Seperti yang kita tahu, Indonesia selalu melakukannya dengan baik (menjadi tuan rumah)."
Selain itu, Winston meyakini adanya turnamen semacam ini dapat menjadi wadah yang baik bagi generasi-generasi penerus sepak bola, baik putra maupun putri.