Liputan6.com, Jakarta Masa depan Mehdi Taremi di Inter Milan tampaknya tak akan bertahan lama. Hanya setahun setelah tiba dari Porto dengan status bebas transfer, sang striker asal Iran kini dicarikan klub baru.
Keputusan ini datang di tengah langkah Inter memburu Ademola Lookman dan keengganan melepas duo Marcus Thuram dan Lautaro Martinez. Artinya, slot lini depan kemungkinan besar akan dikosongkan oleh Taremi.
Advertisement
Taremi sejatinya didatangkan untuk menjadi pelapis utama duet Thuram-Lautaro andalan Simone Inzaghi. Namun, kontribusinya jauh dari ekspektasi. Dalam 43 penampilan di semua kompetisi, ia hanya mampu mencetak 3 gol dan 9 assist.
Angka itu dianggap terlalu minim untuk pemain yang diplot jadi senjata rahasia dari bangku cadangan. Apalagi dengan target tinggi Inter di semua ajang musim depan.
Inter Ingin Lepas Beban Gaji dan Raup Keuntungan
Keputusan Inter melepas Taremi bukan karena absennya di Piala Dunia Antarklub, melainkan alasan performa dan finansial. Klub ingin segera menyingkirkan beban gaji sebesar 4 juta euro per musim yang berlaku hingga Juni 2027.
Selain itu, mereka berharap bisa meraih pemasukan minimal 10 juta euro dari transfer ini, yang bisa dianggap sebagai bentuk keuntungan bersih karena sang pemain datang tanpa biaya.
Agen Taremi telah diberi mandat penuh untuk mencarikan klub baru. Inter ingin proses ini berlangsung cepat agar bisa fokus pada target utama di bursa transfer.
Situasi ini memperjelas bahwa Taremi tak lagi masuk dalam proyek jangka panjang Simone Inzaghi di Giuseppe Meazza.
Tiga Klub Tertarik Rekrut Taremi: Besiktas hingga West Ham
Dengan bantuan Federico Pastorello, sosok yang juga berperan membawa Ange Yoan Bonny ke Inter dan Simone Inzaghi ke Al Hilal, pihak agen mulai menjajaki beberapa opsi.
Setidaknya sudah ada tiga klub yang menunjukkan minat untuk merekrut Taremi pada bursa musim panas ini.
Yang pertama adalah Besiktas dari Turki, yang baru saja melepas Ciro Immobile ke Bologna. Dua lainnya berasal dari Liga Inggris, yakni Fulham dan West Ham United.
Kedua klub Premier League tersebut disebut sebagai destinasi yang disukai Taremi, mengingat gaya bermain dan daya tarik kompetisi di sana.