Kevin De Bruyne ke Napoli: Cuaca, Proyek Ambisius, dan Warisan di Inggris

Kevin De Bruyne memilih bergabung dengan Napoli meski mendapat tawaran dari Arab Saudi dan MLS. Ia ingin tantangan baru dan menyukai proyek klub Italia tersebut.

oleh Richard Andreas LuturmasDiperbarui 20 Juli 2025, 02:33 WIB
Pemain anyar Napoli, Kevin De Bruyne saat berlatih menggunakan jersey nomor 10. (X/Napoli)

Liputan6.com, Jakarta Kevin De Bruyne akhirnya memilih Napoli sebagai pelabuhan baru dalam kariernya, meski memiliki sejumlah opsi lain. Tawaran dari Arab Saudi dan Major League Soccer (MLS) sempat menghampiri, namun gelandang asal Belgia itu lebih tergoda oleh kompetisi dan proyek yang ditawarkan klub Serie A tersebut.

Keputusan ini bukan hanya soal sepak bola. De Bruyne dan istrinya memiliki kenangan khusus di Campania, wilayah tempat Napoli bermarkas, karena keduanya pernah menikah di sana beberapa tahun lalu.

“Saya merasa ini tempat yang sangat menarik secara kompetitif,” ujar De Bruyne saat ditanya alasan bergabung dengan Napoli.


Alasan De Bruyne: Tantangan Baru dan Cuaca yang Bersahabat

Gelandang Manchester City, Kevin De Bruyne, merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Wolverhampton Wanderers pada pekan 35 Liga Inggris 2024/2025 di Etihad Stadium, Sabtu (3/5/2025) dini hari WIB. (Martin Rickett/PA via AP)

De Bruyne menyebut bahwa Napoli adalah tim dengan kualitas tinggi dan telah membuktikan diri sebagai juara musim lalu. Ia menyambut perbedaan atmosfer antara Italia dan Inggris sebagai sesuatu yang menyegarkan dan memotivasi.

“Jelas ini sangat berbeda dibandingkan dengan yang saya alami di Inggris, tapi justru itu yang membuatnya menarik,” katanya. “Saya merasa masih punya motivasi dan kualitas untuk bermain di level tinggi. Napoli adalah pilihan yang sangat bagus.”

Ia juga menyebutkan bahwa cuaca di Italia menjadi salah satu faktor tambahan yang menyenangkan. “Cuacanya sangat berbeda dengan Inggris,” ujarnya sambil tersenyum.


Warisan di Inggris dan Proyek Ambisius Napoli

Pemain Manchester City, Kevin De Bruyne memberikan tepuk tangan setelah laga Grup G Liga Champions 2022/2023 melawan Sevilla di Etihad Stadium, Manchester, 2 November 2022. De Bruyne bermain untuk Manchester City sejak tahun 2015 setelah diboyong dari Wolfsburg. Ia tercatat sebagai pemain Liga Inggris dengan gaji termahal saat ini, yaitu 425 ribu pounds per pekan. (AFP/Oli Scarff)

Dalam pernyataannya, De Bruyne juga sempat menyinggung pencapaiannya selama di Inggris. Enam gelar Premier League dan status sebagai ikon Manchester City menjadi warisan yang tak tergantikan.

“Saya sudah sangat lama bermain di Premier League dan pada akhirnya, saya memutuskan untuk meninggalkan Inggris,” ucapnya. “Saya akan selalu menjadi pemain City seumur hidup. Tapi sekarang waktunya mencari tantangan baru.”

Menurutnya, proyek Napoli sangat menarik dan penuh investasi. “Ketika saya melihat keseluruhan proyek, lalu peluang bermain di Italia dengan level kompetisi tinggi, itu membuat saya sangat bersemangat,” tutupnya.

 
 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terbaru

    Berita Terkini Selengkapnya