Upacara HUT ke-80 RI Tidak di IKN, Begini Respons Jokowi

Presiden ke-7 RI Jokowi buka suara terkait keputusan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang menggelar upacara peringatan HUT ke-80 RI di Jakarta, bukan di IKN lagi.

oleh Fajar AbroriDiperbarui 18 Juli 2025, 14:36 WIB
Presiden ke-7 RI Jokowi menanggapi soal upacara HUT ke-80 RI digelar di Jakarta, Jumat (18/7).(Liputan6.com/Fajar Abrori)

Liputan6.com, Solo - Presiden ke-7 RI, Joko Widodo atau Jokowi merespons keputusan upacara kenegaraan peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia yang akan diselenggarakan di Jakarta, bukan di Ibu Kota Nusantara (IKN) seperti tahun sebelumnya.

"Semua keputusan pemerintah, kita harus dukung," kata Jokowi kepada wartawan di kediaman pribadinya di Solo pada Jumat (18/7/2025).

Menurut mantan Wali Kota Solo itu, keputusan pemerintah untuk menggelar upacara HUT ke-80 RI tidak di IKN seperti tahun lalu dipastikan telah melalui berbagai pertimbangan.

"Karena pasti sudah melalui pertimbangan-pertimbangan yang matang ya," ujar dia.

Meskipun upacara kenegaraan peringatan HUT ke-80 RI diselenggarakan di Jakarta tetapi saat ini pihaknya belum menerima undangan dari pihak istana untuk menghadiri upacara tersebut.

"Wah masih lama, masih sebulan," ucapnya.

Upacara HUT RI di IKN

Seperti diketahui pada tahun terakhir pemerintahan Jokowi, penyelenggaraan upacara kenegaraan peringaran HUT Kemerdekaan RI diselenggarakan di IKN pada tahu lalu. Tetapi pada masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto upacara tersebut digelar di Jakarta.

Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Hasan Nasbi mengumumlan upacara peringatan HUT ke-80 RI akan digelar di Jakarta. 

Menurut dia, Menteri Sekretaris Negara atau Mensesneg Prasetyo Hadi sudah membentuk panitia untuk HUT ke-80 pada 17 Agustis 2025.

"Kalau informasi terakhir yang kita dapatkan, pelaksanaan perayaan 17 Agustus akan dilaksanakan di Jakarta," kata Hasan Nasbi di Kantor PCO Jakarta, Rabu (16/7/2025).

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya