Liputan6.com, Jakarta Rio Dewanto merasa senang dapat kepercayaan membintangi film fiksi ilmiah (Sci-Fi) keluarga Pelangi di Mars. Di film arahan sutradara Upie Guava ini Rio memerankan karakter Banyu, ayah Pelangi yang diperankan Messi Gusti.
Rio Dewanto menyebut Film "Pelangi di Mars" dapat menjadi alternatif tontonan di tengah minimnya supply film keluarga di bioskop-bioskop. Sebagai ayah, setidaknya ia bisa mengajak anaknya menonton di bioskop bersama-sama.
Advertisement
"Saya bersyukur karena opsi film keluarga di Indonesia sangat sedikit," ujar Rio Dewanto saat ditemui di Kawasan Pejaten, Jakarta Selatan, Kamis (17/7/2025).
"Jadi nanti bisa ajak anak nonton bioskop. Bersyukur banget sih bisa terlibat di sini," Rio Dewanto menambahkan.
Bangun Chemistry
Rio mengaku tidak mengalami kesulitan berarti membangun chemistry dengan Messi Gusti, yang berperan sebagai anak. Kebetulan ia juga memiliki seorang putri, sehingga proses pendalaman karakter berjalan lancar.
"Nggak sulit karena anakku juga perempuan jadi nggak sulit sama Messi. Kalo sama Lutesha sih nggak begitu ya, karena memang jarang ada syuting bareng," kata Rio.
Pengalaman Baru
Rio merasa senang mendapatkan pengalaman baru syuting menggunakan teknologi XR. Meski set syuting ditampilkan lewat layar, menurut Rio, hal itu cukup membantu memahami adegan yang sedang dijalaninya.
"Dengan adanya XR membantu banget sih, wah ternyata kita lagi ada di sini. Di banding semuanya green screen terkadang kita bingung ya, kita ada di mana, harus ngebayangin apa. Ya menyenangkan sih experience-nya, karena ini pertama kali ya. Mungkin pernah melakukan seperti ini hanya adegan di mobil," ungkapnya.
Gagasan Upie
Rio pun memuji gagasan Upie Guava dalam menggarap film ini. Apalagi ia menyebut Upie sosok sutradara yang detail untuk setiap projek yang dikerjakan.
"Upie orangnya ngulik banget. Semuanya dikulik dari sound, suara, semua perintilan dikulik. Makanya dia selain sutradara yang operasikan kamera ya Upie langsung," pungkas Rio Dewanto.