Manchester United Siapkan Kejutan: Garnacho Berpotensi Ditukar dengan Nicolas Jackson

Manchester United dikabarkan tengah mempertimbangkan skenario kejutan yakni menukar Alejandro Garnacho dengan striker Chelsea, Nicolas Jackson.

oleh Dimas Ardi PrasetyaDiperbarui 17 Juli 2025, 20:31 WIB
Pemain MU, Alejandro Garnacho (tengah), melakukan tendangan salto ke gawang Chelsea setelah menerimpa umpan dari Diogo Dalot dalam pertandingan pekan ke-15 Liga Inggris 2023/2024 yang berlangsung di Old Trafford, Kamis (7/12/2023) dini hari WIB. Namun tendangan akrobatik tersebut gagal membuahkan gol dan bola melambung tinggi dari gawang Chelsea. (AFP/Oli Scarff)

Liputan6.com, Jakarta Raksasa Premier League Manchester United dikabarkan tengah mempertimbangkan skenario kejutan dengan menukar Alejandro Garnacho dengan striker Chelsea yakni Nicolas Jackson.

Manchester United menghadapi situasi tak terduga dengan Alejandro Garnacho jelang musim baru. Winger muda asal Argentina itu sempat jadi bagian penting di lini depan Setan Merah sepanjang musim 2024/2025.

Namun, perannya mulai meredup sejak Ruben Amorim datang dan mengambil alih kursi pelatih di Old Trafford. Dalam beberapa laga jelang akhir musim lalu, nama Garnacho mulai hilang dari daftar starter pilihan Amorim.

Kondisi ini memicu spekulasi soal masa depan Garnacho bersama Manchester United yang kini berada di ambang ketidakpastian. Namanya kini mulai dikaitkan dengan sejumlah klub lain.


Garnacho Meradang, Hubungannya dengan Amorim Memburuk

Gelandang Manchester United asal Argentina #17, Alejandro Garnacho, bereaksi selama pertandingan Liga Eropa UEFA antara Manchester United dan Glasgow Rangers di stadion Old Trafford di Manchester, Inggris barat laut, Jumat dini hari WIB (24-1-2025). (Oli SCARFF/AFP)

Alejandro Garnacho tidak tinggal diam melihat posisinya tergeser dari skuad utama Manchester United. Pemain berusia 21 tahun itu kabarnya menunjukkan reaksi keras terhadap keputusan Ruben Amorim yang mulai menepikannya.

Hubungan antara keduanya pun dikabarkan memburuk seiring berjalannya waktu. Bahkan, keduanya disebut pernah terlibat dalam perselisihan usai laga final Liga Europa, saat Garnacho hanya duduk di bangku cadangan.

Situasi tersebut menjadi puncak dari ketegangan yang sudah berlangsung beberapa waktu. Ruben Amorim akhirnya dikabarkan membuka pintu keluar untuk Garnacho pada musim panas 2025 ini, menandai kemungkinan akhir kebersamaannya dengan Manchester United.


MU Sulit Menjual Garnacho, Pertukaran Jadi Jalan Keluar

Alejandro Garnacho dalam laga final Liga Europa antara Tottenham Hotspur vs Manchester United di San Mames, Kamis (22/5/2025). (AP Photo/Miguel Oses)

Manchester United awalnya berniat menjual Alejandro Garnacho ke klub lain dalam bursa transfer musim panas ini. Namun, hingga pertengahan Juli, belum ada klub yang cocok dengan ekspektasi harga maupun keinginan sang pemain.

Garnacho dikabarkan hanya ingin melanjutkan karier di Premier League, yang membuat opsi tujuan menjadi sangat terbatas. Dalam situasi tersebut, MU mulai mempertimbangkan opsi pertukaran dengan Chelsea, yang sedang mencari pembeli untuk Nicolas Jackson.

Menurut laporan iNews, kedua klub terbuka untuk merampungkan kesepakatan tukar tambah antara Garnacho dan Jackson. “Garnacho dan Jackson dapat bertukar klub musim panas ini, dengan Man United dan Chelsea bersedia untuk menerima kesepakatan semacam itu meskipun prosesnya rumit,” tulis media tersebut.


Jackson Terpinggirkan di Chelsea, Masa Depannya Suram

Selebrasi Nicolas Jackson dalam laga final UEFA Conference League antara Real Betis vs Chelsea, Kamis (29/5/2025). (AP Photo/Petr David Josek)

Nicolas Jackson belum mampu menunjukkan performa yang konsisten sejak diboyong Chelsea dari Villarreal. Meski sempat mencetak sejumlah gol penting, striker asal Senegal itu belum jadi pilihan utama secara reguler.

Chelsea kini telah menghadirkan dua nama baru di lini serang: Joao Pedro dan Liam Delap. Kedatangan mereka membuat posisi Jackson semakin terancam dan nyaris pasti bakal tersingkir dari rencana besar The Blues.

Musim lalu, Jackson mencetak 13 gol dan enam assist dari 37 laga bersama Chelsea. Namun, angka tersebut dianggap belum cukup untuk menjamin tempat di skuad utama, apalagi dengan tekanan kompetisi internal yang makin ketat.

(iNews)


Klasemen Liga Inggris

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya