Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Kota Depok berusaha mengentaskan kemacetan di sejumlah jalan, salah satunya Jalan Raya Margonda. Rencananya Pemerintah Kota Depok akan membangun flyover Jalan Raya Margonda dan diperkirakan menghabiskan anggaran Rp250 Miliar.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok, Citra Indah Yulianty, mengatakan, pembangunan flyover Margonda merupakan salah satu langkah untuk mengurai kemacetan. Rencananya pembangunan tersebut akan dilaksanakan pada 2026 mendatang.
Advertisement
“Pembangunan flyover Margonda ini kurang lebih dananya Rp250 Miliar,” ujar Citra, Kamis (17/7/2025).
Citra menjelaskan, pembangunan flyover akan memiliki panjang sekitar 460 meter. Nantinya pembangunan flyover dilaksanakan mulai dari titik dealer Toyota dekat Depok Town Square hingga restoran spesial sambal, menggunakan sistem dua arah dan jalur cepat.
“Upaya ini untuk menghindari kemacetan di Jalan Raya Margonda, khususnya pada pagi dan pulang kerja, serta weekend,” jelas Citra.
Pembangunan flyover sedang dalam tahap perencanaan, untuk feasibility study (FS) atau uji kelayakan, mendapat bantuan dari PT SMI melalui donor keuangan dari Jerman. Adapun anggaran biaya pembangunan akan bersumber dari pinjaman daerah, kerja sama antara Pemerintah Kota Depok dengan PT SMI.
“Kita sudah melakukan cek lokasi bersama tim Pemerintah Pusat, Pemerintah Kota Depok untuk rencana pembangunan flyover Margonda,” ucap Citra.
Koordinasi
Pemerintah Kota Depok selalu berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat dikarenakan Jalan Margonda berstatus jalan nasional dan kota. Berbagai pertemuan dengan Pemerintah Pusat telah dilakukan untuk menyukseskan rencana pembangunan flyover Margonda.
“Kita sudah rapat, sudah permohonan ke Kemendagri, BAPPENAS, Kementerian Keuangan dan Kementerian PU,” ungkap Citra.